Tech

Apa itu Core Web Vital? Ini Pengertian dan Indikatornya

Core Web Vital erat kaitannya dengan kualitas suatu situs web. 


Apa itu Core Web Vital? Ini Pengertian dan Indikatornya
Ilustrasi web (Pixabay.com/simon-3)

AKURAT.CO,Core Web Vital merupakan sebuah upaya dari Google untuk melakukan penilaian terhadap pengalaman pengguna. 

Bisa dikatakan Core Web Vital ini merepresentasikan tiga elemen yang mempengaruhi pengguna dalam interaksinya dengan situs web. 

Core Web Vital erat kaitannya dengan kualitas suatu situs web. Melalui panduan Core Web Vital tersebut maka pemilik situs web bisa lebih mudah melakukan evaluasi terhadap kualitas website dan diharapkan tidak sembarangan dalam memilih perusahaan yang menawarkan layanan jual hosting murah sebagai infrastruktur utama sebuah website.

baca juga:

Apa itu Core Web Vital dan Fungsinya

Di awal tahun 2020, Google telah mengenalkan sebuah metrik baru yang dikenal dengan istilah Core Web Vital. 

Metrik tersebut menggabungkan sinyal UX yang telah ada. Sehingga mampu memberikan tampilan experience di halaman web secara menyeluruh kepada pengguna. 

Page Experience akan digunakan sebagai salah satu indikator ranking Google yang nantinya diukur dengan Core Web Vital sebagai kumpulan indikatornya. 

Dalam hal ini penggunaan Page Experience sebagai ukuran utama yang digunakan Google dalam menilai layanan situs ke user bukanlah hal baru.

Core Web Vital sendiri merupakan sebuah kumpulan faktor yang secara khusus dianggap penting oleh Google. 

Terutama dalam menilai pengalaman user di halaman situs web secara keseluruhan. 

Jika sebelumnya Core Web Vital terdiri dari 4 elemen, yaitu, Mobile Friendly; HTTPS; Safe Browsing; No Intrusive Interstitial.

Maka saat ini keempat elemen tersebut ditambahkan dengan tiga elemen lainnya seperti Site Speed atau kecepatan loading, Interactivity atau respons elemen situs web serta Visual Stability atau stabilitas secara visual.

Jadi secara garis besar, Core Web Vital bisa diartikan sebagai bagian dari indikator atau faktor yang akan menjadi skor Page Experience Google. 

Dengan kata lain, hal ini menjadi cara bagi Google untuk mengukur UX pada halaman situs web kamu secara keseluruhan.

Indikator Utama Core Web Vital

Selain mengetahui tentang apa itu Core Web Vital Google, kamu juga perlu memahami apa saja yang menjadi indikator utama atau metrik pada Core Web Vital tersebut. 

1.Largest Contentful Paint (LCP)

Metrik yang satu ini berfungsi untuk mengevaluasi performa loading, terutama kecepatan loading halaman serta bagaimana pengguna situs web melihat dan berinteraksi dengan halaman tersebut. 

Dalam hal ini Google menyarankan untuk memberikan pengalaman loading yang baik dengan LCP setidaknya 2,5 detik ketika pertama kali memuat halaman. LCP sendiri merupakan waktu yang dibutuhkan elemen terbesar yang ada di halaman untuk dimuat.

Elemen terbesar yang dimaksud bukan hanya terbatas pada gambar serta video saja, tetapi format tulisan yang panjang bisa juga dianggap sebagai LCP. Selain itu, LCP hanya mengukur waktu pada elemen terbesar yang muncul ketika halaman situs diakses pertama kali.

2.First Input Delay (FID)

Pembahasan tentang apa itu Core Web Vital juga tidak terlepas dari indikator utama lainnya seperti First Input Delay (FID). Metrik ini secara khusus akan mengevaluasi kemampuan pengguna dalam berinteraksi di halaman tertentu secara efektif.

FID merupakan waktu yang dibutuhkan situs web untuk merespons interaksi visitor pertama kali, berupa klik atau input, bukan zoom atau scroll. Google sendiri mendefinisikan pengalaman pengguna dalam kategori yang baik jika halaman situs web memiliki FID di bawah 100 milidetik. 

3.Cumulative Layout Shift (CLS)

Metrik ini akan mengevaluasi stabilitas visual serta efek pergeseran dari berbagai elemen di halaman situs web. 

Terutama ketika memuat gambar, font ataupun tombol. Dalam hal ini Google menyarankan angka CLD di bawah 0,1 untuk memberikan pengalaman yang baik.

Bisa dikatakan bahwa CLS merupakan sebuah indikator yang berfungsi untuk mengukur apa saja perubahan layout di halaman situs ketika dimuat. 

Misalnya saja kamu tengah memuat sebuah halaman situs web dan domain belum sepenuhnya dimuat. Namun ketika kamu ingin menekan tombol yang tersedia tiba-tiba tombol justru bergeser ke kanan atau ke kiri. Kondisi tersebut terjadi karena ada elemen lain yang munculnya terlambat.

Dengan mengetahui apa itu Core Web Vital, tentunya akan membuat pemahaman kamu semakin bertambah. Harapannya bisa bermanfaat untuk pengelolaan situs web yang kamu miliki saat ini.[]