News

AP I Siapkan Lahan 85 Hektare Untuk Airport City di YIA

PT Angkasa Pura I bersama PT Angkasa Pura Property (APP) sebagai anak perusahaannya akan mendirikan kompleks airport city di Bandara Internasional Yogyakarta.


AP I Siapkan Lahan 85 Hektare Untuk Airport City di YIA
Yogyakarta International Airport (YIA) (Dok. PT Angkasa Pura I)

AKURAT.CO, PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) bersama PT Angkasa Pura Property (APP) sebagai anak perusahaannya akan mendirikan kompleks airport city di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Airport city rencananya dibangun di atas lahan seluas 85 hektare.

Area Manager II Angkasa Pura Property (APP) Ardiaz Kamil Nuryadin mengatakan, airport city berorientasi pada kegiatan kebandarudaraan dan dibangun untuk mendukung kegiatan bisnis.

"APP masih dalam proses pencarian mitra dan penyusunan kelayakan proyek untuk menjamin keberlanjutan kegiatan usaha di airport city dalam jangka panjang," ujar Ardiaz beberapa waktu lalu.

Dikatakan Ardiaz, pendayagunaan lahan seluas sekitar 85 hektare untuk tempat berdirinya airport city merupakan bagian dari rencana induk bandara YIA. Sementara masih dalam tahap urusan perizinan dan pembangunan infrastruktur, utilitas, serta pematangan lahan seluruh kawasan.

Airport city rencananya mengusung konsep integrated facilities, mengedepankan pasar komersial atau bisnis dan menjadi primadona destinasi wisata. Seperti salah satunya Bandara Internasional Incheon di Korea Selatan.

"Airport City YIA direncanakan dalam konsep integrated facilities yang berorientasi pada kegiatan kebandarudaraan maupun sebagai destinasi wisata baru bagi kawasan Kulon Progo dan DIY," paparnya.

Ardiaz melanjutkan, lahan seluas 85 hektare akan dibagi ke dalam beberapa klaster. Meliputi klaster Hotel MICE, Office & Residential, Warehouse & Logistic, Amenities, dan Theme Park.

Harapannya, klaster ini mampu menarik pasar bukan hanya dari kabupaten/kota sekitar DIY. Melainkan menjadi pusat kegiatan dalam skala nasional maupun internasional.

"Estimasi pembangunan secara tuntas direncanakan dalam jangka waktu lima tahun dengan operasional kegiatan bertahap," ungkap Ardiaz.

Dalam pembangunan dan pengembangannya nanti turut melibatkan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. "Termasuk penyediaan infrastruktur dan utilitas kawasan dapat melibatkan badan usaha milik daerah untuk menjamin layanan kepada pengguna kawasan airport city," sambungnya.

Integrasi layanan juga bisa dioptimalkan manakala Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mempunyai rencana tata kawasan yang lebih makro.

Ardiaz menilai secara umum airport city di bandara YIA berpotensi meningkatkan konektivitas destinasi wisata maupun konektivitas supply chain dan logistic system yang terintegrasi. Sehingga diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi kawasan.

Seiring dengan beroperasinya airport city YIA, stabilitas tingkat kunjungan ke bandara terjaga melalui aktivitas usaha yang berkorelasi dengan bandara.

"Bagi pengelola airport, airport city YIA diharapkan mampu menjadi crowd puller yang mampu menciptakan kegiatan komersial yang independen dan membantu mengurangi ketergantungan kegiatan aeronautikal," tandasnya.[]

Ahada Ramadhana

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu