Lifestyle

Antisipasi Kenaikan Covid-19, Yuk Booster di PRJ Kemayoran

Kementerian Kesehatan menyediakan lokasi untuk booster di Jakarta Fair Kemayoran alias Pekan Raya Jakarta (PRJ)


Antisipasi Kenaikan Covid-19, Yuk Booster di PRJ Kemayoran
Kementerian Kesehatan menyediakan lokasi untuk booster di Jakarta Fair Kemayoran alias Pekan Raya Jakarta (PRJ) (AKURAT.CO/Camelia Rosa)

AKURAT.CO  Pemerintah masih terus menggencarkan program vaksinasi dosis ketiga alias booster.

Salah satunya adalah dengan menyediakan fasilitas kesehatan di berbagai titik untuk memudahkan masyarakat mendapatkan booster.

Tak ketinggalan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga menyediakan booster di Jakarta Fair Kemayoran alias Pekan Raya Jakarta (PRJ).

baca juga:

Bukan hanya itu saja, Kemenkes juga menghadirkan edukasi transformasi teknologi kesehatan, virtual reality, serta pemeriksaan kesehatan. 

"Setelah dua tahun absen karena pandemi, tahun ini Pekan Raya Jakarta hadir kembali di JIExpo Kemayoran. Kabar baiknya, Kementerian Kesehatan RI turut hadir memeriahkan perayaan Pekan Raya Jakara untuk memperkenalkan transformasi digital sekaligus menyediakan layanan kesehatan gratis untuk masyarakat," demikian keterangan Kementerian Kesehatan, dikutip AKURAT.CO, Senin (20/6/2022). 

Booth Kementerian Kesehatan akan berada di PRJ mulai 9 Juni hingga 17 Juni 2022 di Hall B2 no 11,11B, 12, 12A. 

Seperti diketahui, belakangan jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia naik secara signifikan seiring terdeteksinya Omicron subvarian BA.4 dan BA.5.

Bahkan penambahan kasus harian Covid-19 sempat mencapai seribu.

Meski begitu,  positivity rate masih di bawah standar yang diberikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Presiden Joko Widodo pun meminta masyarakat mewaspadai kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia.

Warga yang belum mendapatkan vaksinasi ketiga atau booster diimbau segera mendapatkannya sebagai salah satu langkah antisipasi. 

“Sejak awal meskipun belum naik, dulu kan saya sudah ngomong, enggak sekali, dua kali, tiga kali, waspada, waspada, waspada, baik oleh yang Omicron maupun yang BA.4, BA.5,” kata Jokowi beberapa waktu lalu.

“Vaksinnya ada, masih ada puluhan juta. Itu segera, minta semuanya. Sekarang ini kita ingin melakukan booster mencari pesertanya itu yang kesulitan,” ujarnya.

Adapun prediksi puncak kasus Covid-19 akibat subvarian BA.4 dan BA.5. diprediksi terjadi pada akhir Juli. 

"Jadi seharusnya di minggu kedua Juli, minggu ketiga Juli kami akan melihat puncak kasus dari BA.4 dan BA.5 ini," kata Menteri Kesehatan Budi Sadikin dalam kesempatan yang berbeda.[]