Tech

Anti Ribet, Ini Tips Merawat Mobil Listrik

Perawatan mobil listrik lebih simpel daripada mobil konvensional.


Anti Ribet, Ini Tips Merawat Mobil Listrik
Pengisian daya baterai pada mobil listrik. (pixabay.com/andreas160578)

AKURAT.CO Penggunaan mobil listrik di Indonesia tengah digencarkan sebagai solusi untuk menunjang mobilitas yang lebih ramah lingkungan. Baik pemerintah maupun pihak-pihak terkait lainnya terus mendorong masyarakat agar beralih menggunakan kendaraan listrik. Berbagai insfratruktur pendukung, seperti charging station dan BSS (Battery Swapping Station) terus dibangun terutama di kota-kota besar.  

Dengan terus meningkatnya pamor mobil listrik, tentunya kamu juga perlu mengetahui bagaimana cara merawat kendaraan listrik yang satu ini. Meskipun bisa dibilang perawatan mobil listrik lebih simpel dibandingkan mobil yang menggunakan mesin pembakaran internal, tetap saja ada perbedaan dalam hal perawatannya. 

Secara umum, komponen yang digunakan untuk menggerakkan mobil listrik lebih sedikit dibandingkan mobil yang menggunakan mesin pembakaran internal. Hal ini yang membuat perawatannya lebih minim meskipun harganya bisa dikatakan lebih mahal. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena mahalnya mobil listrik hanya kamu rasakan diawal, untuk perawatannya justru lebih minim biaya. 

Lalu, bagaimana cara merawat mobil listrik supaya performanya tetap prima? Simak ulasannya berikut ini. 

  • Rutin mengecek radiator, filter ac, dan kampas rem.

Kesamaan merawat mobil listrik dengan mobil konvensional atau mobil bermesin pembakaran internal adalah perlu rutin melakukan pengecekan pada radiator, filter ac, hingga kampas rem. Radiator berfungsi untuk menjaga suhu mobil listrik agar tetap stabil. Pengecekan radiator dilakukan untuk memastikan kinerjanya tidak menurun dan tidak cepat rusak. Disarankan, jika jarak tempuh mobil sudah mencapai 60 ribu kilometer, kamu perlu mengganti air radiatornya. 

Selain radiator, kamu juga perlu melakukan pengecekan pada filter AC. Untuk kenyamanan berkendara, jika kinerja filter AC sudah menurun, kamu bisa menggantinya. Meski filter AC tidak berdampak langsung pada performa mesin, mengganti filter AC dapat menjaga sirkulasi udara pada kabin mobil terjaga dengan baik.

Untuk segi keselamatan, kondisi kampas rem menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan. Lakukan pengecekan rutin pada komponen yang satu ini. Jika kondisinya sudah tidak baik atau tidak nyaman digunakan, kamu perlu segera menggantinya. 

  • Tetap isi daya meski tidak digunakan.

Pada saat mobil listrik tidak digunakan dalam waktu lama, usahakan jangan sampai membiarkan baterainya kosong. Kamu tetap harus mengisi daya baterai tersebut. Sebab, baterai yang dibiarkan kosong begitu saja akan membuatnya lebih cepat rusak. 

Jaga kapasitas baterai agar tidak kurang dari 40% - 60%, pada saat mobil listrik kamu tidak digunakan dalam waktu lama. Selain itu, untuk pengisian daya maksimum, idealnya adalah 80% - 90%. Untuk beberapa mobil listrik, pengisian daya sampai 100% bisa berdampak pada degradasi mobil dan membuat baterainya menjadi cepat rusak.