Lifestyle

Anosmiamu Belum Tentu Gejala Covid-19, Ini Kata Dokter

Anosmia yang dirasakan orang lain, tak hanya bisa menggolongkan seseorang sudah terpapar Covid-19 tapi mengindikasi seseorang terkena flu atau alergi


Anosmiamu Belum Tentu Gejala Covid-19, Ini Kata Dokter
Seseorang yang mengalami anosmia, harus secepatnya tes Covid-19 untuk memastikan penyebab anosmia yang dialaminya. (AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo)

AKURAT.CO Beberapa bulan sejak dinyatakannya Covid-19 sebagai pandemi pada Maret 2020, Kementerian Kesehatan, WHO dan ikatan-ikatan dokter lainnya, menyatakan bahwa anosmia sebagai gejala umum yang dirasakan seseorang yang terpapar virus Covid-19.

Oleh karena itu, saat ini, banyak masyarakat mengaitkan anosmia yang dialami dengan gejala penyakit Covid-19, sehingga banyak orang sering asal sebut ‘terpapar posotif Covid-19’ ketika orang lain mengalami anosmia.

Seperti diketahui, anosmia adalah hilangnya kemampuan seseorang untuk mencium bau. Kondisi ini juga dapat menghilangkan kemampuan penderitanya untuk merasakan makanan.

Penyebab terjadinya anosmia adalah adanya gangguan dalam proses penciuman di hidung. Gangguan proses penciuman dalam hidung, bisa berupa iritasi, hidung tersumbat atau infeksi virus seperti virus Covid-19.

Lalu, apakah anosmia yang dirasakan orang lain, bisa menggolongkan seseorang sudah terpapar Covid-19?

Menurut dr. Abi Noya dari Alodokter, anosmia memang gejala umum Covid-19 yang banyak dirasakan oleh pasien-pasien Covid-19. Namun, baginya, anosmia tidak hanya bisa disebabkan virus Covid-19 melainkan bisa terjadi karena alergi bahkan flu biasa.  

“Anosmia adalah varian gejala umum dari Covid-19. Sebab, banyak pasien Covid-19 yang mengeluhkan anosmia,” ujar Abi Noya melalui siaran langsung Instagram dengan redaksi AKURAT.CO, pada Selasa (20/7).

“Namun, anosmia bisa karena Covid-19, alergi, flu, infeksi virus gangguan pernapasan lainnya, yang menganggu fungsi indra perciuman,” imbuh Abi Noya.

Oleh karena itu, Abi Noya menjelaskan bahwa apabila ada seseorang yang mengalami anosmia, secepatnya harus melakukan tes Covid19 seperti tes swab PCR atau rapid antigen, untuk memastikan apakah anosmia yang dirasakan merupakan gejala Covid-19 atau bukan.