Entertainment

Anji Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Begini Tanggapan JPU

Anji Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Begini Tanggapan JPU
Anji jalani sidang putusan kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (11/10) (Akurat.co, Agussalim)

AKURAT.CO, Sidang putusan atau vonis terhadap musisi Anji terkait kasus penyalahgunaan narkotika telah berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (11/10). Suami Wina Natalia itu divonis bersalah dan harus menjalani rehabilitasi selama 4 bulan.

Ketua majelis hakim mengatakan bahwa Anji secara sah dan meyakinkan telah melakukan perbuatan tindak pidana tanpa hak dengan mengkonsumsi narkotika jenis ganja untuk diri sendiri. Karena itu, pihaknya menjatuhkan vonis pidana 4 bulan rehabilitasi.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Erdian Aji Prihartanto alias Anji dengan menjalani rehabilitasi rawat inap di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur selama empat bulan. Dikurangi masa penangkapan serta masa rehabilitasi sementara yang telah dijalani oleh terdakwa," ujar Ketua Majelis Hakim di PN Jakarta Barat, Senin (11/10).

baca juga:

Anji, yang mengikuti sidang secara virtual dari RSKO tidak berpikir panjang dan menerima langsung putusan tersebut. Begitu juga dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang hadir dalam persidangan.

"Terima Yang Mulia Hakim," jawab Anji dan JPU secara bergantian ketika ditanya majelis hakim terkait putusan tersebut.

Vonis yang dijatuhkan pihak majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU. Sebelumnya, suami Wina Natalia itu dituntut 5 bulan rehabilitasi oleh JPU.

Alif Maruszama, JPU yang menangani kasus narkoba Anji mengatakan bahwa pihaknya menerima putusan majelis hakim tersebut karena sudah sesuai dengan rekomendasi dari pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNN-P). Menurutnya, Anji direkomendasikan untuk memakai rehabilitasi selama 3 bulan.

"Ya karena dari rekomendasi dari pihak TAT (Tim Assessment Terpadu) itu tiga bulan sebenarnya," ucap Alif Maruszama.

Alif Maruszama menjelaskan, pihaknya tidak menolak putusan tersebut karena vonis majelis hakim lebih berat dari rekomendasi Tim Assessment Terpadu. Sehingga demikian, JPU tidak akan mengajukan banding ataupun keberatannya.

"Menurut kami juga berdasarkan hasil pemeriksaan dokter kan di atas itu (putusan majelis hakim lebih berat dari rekomendasi)," jelasnya.

Sebagai informasi, Anji ditangkap polisi di Kawasan Cibubur, Jakarta Timur, pada Jum'at (11/6) lalu. Barang bukti narkotika jenis ganja yang diamankan secara keseluruhan yakni, 30 gram brutto.

Mantan vokalis grup musik Drive itu mendapatkan barang haram tersebut lewat situs online yang berada di Amerika Serikat. Pada saat itu, ia memesan narkotika jenis ganja itu dari seroang DPO (data pencarian orang), yang oleh pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Barat menyebutnya sebagai Bro.

Setelah melewati beberapa tahap pemeriksaan, Anji pun ditetapkan sebagai tersangka dan disangkakan dengan pasal 111, 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Adapun ancaman awalnya, yakni paling rendah 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.[]