News

Anies Ungkap Alasan Jakarta Internasional Stadion Dibangun di Jakarta Utara

Stadion dibangun dengan standar internasional dengan konsep multi fungsi


Anies Ungkap Alasan Jakarta Internasional Stadion Dibangun di Jakarta Utara
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung alasan membangun Jakarta Internasional Stadion (JIS) di Jakarta Utara. Anies berhadap kehadiran stadion dapat menumbuhkan pembangunan di utara Jakarta. 

"Masyarakat Jakarta ini memiliki satu wilayah di kawasan utara yang memiliki sejarah panjang. Nah perkembangannya, kita justru banyak ke arah selatan. Jadi sekarang kita membangun kembali stadion di utara berharap bisa kembali menumbuhkan kawasan utara Jakarta. Pesisir utara Jakarta," kata Anies seperti dikutip dari YouTube Pemprov DKI Jakarta, Minggu (24/10/2021). 

Dia menjelaskan, stadion dibangun dengan standar internasional. Konsep pembangunan bertujuan untuk bisa digunakan kapan saja dan juga multi fungsi. Salah satu bukti stadion bisa digunakan kapan saja adalah desain atap yang bisa buka-tutup. 

"Kenapa? Karena begini, kita tinggal di khatulistiwa. Konsekuensinya, pertandingan sepakbola selalu di sore hari. Siang itu lapangan nggak bisa digunakan. Sayang sekali. Nah di tempat yang subtropis mereka bisa menggunakan itu. Jam 12 siang, jam 1, jam 12, jam 10 karena memang subtropis mereka tahan diluar. Karena itu kita desain dengan penutup yang bisa dibuka tutup. Jadi kalau musim hujan, aman, digunakan siang hari tidak akan panas," jelas Anies.

Konsep pembangunan stadion juga bisa digunakan untuk multi event. Tidak hanya berfungsi untuk kegiatan pertandingan sepakbola, tetapi juga untuk event-event kebudayaan yang melibatkan banyak orang. Apalagi, kapasitas stadion bisa menampung 82 ribu orang pengunjung. 

"Terus dia (stadion) bisa digunakan multi even. Bisa dipakai pertandingan sepak bola tapi juga untuk kegiatan kesenian, kebudayaan, konser. Apapun bisa dilakukan di sana," katanya. 

Selain itu, stadion juga terintegrasi dengan stasiun kereta api. Karenanya kedepan, kata Anies, pengunjung yang datang ke stadion tidak perlu lagi menggunakan kendaraan pribadi. Pengunjung bisa menggunakan kereta api dan meninggalkan kendaraan pribadinya di stasiun kereta di Jakarta. 

"Sehingga nanti harapannya kemacetan Jakarta bisa terhindar," ungkapnya.[]