News

Anies Ubah Rumah Sakit Jadi Rumah Sehat, Pras PDIP Kasih Respons Menohok!

Prasetyo Edi Marsudi mengaku miris setelah mengetahui kebijakan Gubernur DKI Anies Baswedan yang mengubah nomenklatur Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat.


Anies Ubah Rumah Sakit Jadi Rumah Sehat, Pras PDIP Kasih Respons Menohok!
Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Prasetyo Edi Marsudi. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengaku miris setelah mengetahui adanya kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengubah nomenklatur Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat.

Pras mengatakan, kebijakan Anies itu tak ada manfaat apa-apa untuk masyarakat Jakarta.

"Sejatinya saya miris. Di tengah gunungan persoalan dan tantangan yang harus dihadapi Jakarta, justru muncul kebijakan yang tidak bermanfaat," kata Pras dalam keterangannya di akun Instagram-nya @prasetyoedimarsudi, yang dikutip pada Kamis (4/8/2022).

baca juga:

Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta harusnya membuat terobosan program pembangunan dan pelayanan yang punya dampak langsung terhadap masyarakat. Hal ini termasuk perbaikan taraf hidup sebagian masyarakat Jakarta.

Sebab, Jakarta baru-baru ini masuk dalam catatan terjadinya peningkatan angka kemiskinan.

"Jakarta harusnya memunculkan terobosan pada program pembangunan atau pelayanan yang berdampak langsung di tengah masyarakat. Itu saya rasa lebih penting mengingat Jakarta belum lama ini masuk dalam catatan peningkatan angka kemiskinan yang signifikan," ujar politikus PDIP itu.

Pemprov DKI, kata dia, harus melihat lebih jauh terkait kualitas hidup masyarakat Jakarta. Terutama warga yang tinggal di perkampungan-perkampungan padat di Jakarta. Para warga itu butuh sentuhan intervensi holistik dari Pemprov DKI.

"Pemprov DKI saya kira juga harus melihat lebih jauh ke dalam bagaimana kualitas hidup warga yang tinggal di kampung kumuh tengah kota," ungkapnya. 

Dia menambahkan, untuk mengurai kesulitan warga yang tinggal di pemukiman kumuh di Jakarta, warga tak membutuhkan perubahan nama jalan maupun Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat. 

"Mereka (warga di pemukiman kumuh) perlu sentuhan pemerintah. Butuh solusi dengan program-program yang baik dari pemerintah bukan pergantian nama-nama yang hanya mencuatkan sensasi pemerintah semata," katanya. []