News

Anies Resmikan Lapangan Ingub Muara Angke Berstandar FIFA

Anies Resmikan Lapangan Ingub Muara Angke Berstandar FIFA
Anies Baswedan jajaki Lapangan Ingub di Muara Angke (Humas Pemprov DKI)

AKURAT.CO Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan penggunaan lapangan sepak bola di tengah pemukiman padat penduduk di Muara Angke, Jakarta Utara. 

Lapangan berstandar FIFA itu rupanya tak hanya satu, melainkan ada lima lapangan berstandar internasional yang juga diresmikan penggunaannya. 

Anies mengaku pembangunan lapangan sepak bola bertaraf internasional itu bertujuan untuk menyediakan kesetaraan fasilitas yang terbaik bagi anak-anak di pemukiman warga. 

baca juga:

Anies mengatakan, ia beberapa kali mendatangi lapangan sepakbola yang rumputnya amat bagus, berkualitas internasional. Hampir semua yang didatangi itu adalah milik sekolah ternama atau dibangun secara komersial sebagai lapangan berbayar. Tetapi, di satu sisi, ada begitu banyak anak-anak yang tak mampu untuk ikut klub yang berbayar mahal di lapangan berkualitas internasional.

"Suatu ketika datang ke sebuah lapangan di tengah perkampungan di Jakarta. Penuh dengan anak-anak yang main sepak bola. Lapangan tak bersahabat. Jenis tanah di Jakarta ini memang berlempung sehingga tidak mudah menjaga lapangan untuk tetap berumput, tidak licin dan tidak mudah gundul," katanya, Sabtu (27/11/2021) malam.

Melihat kenyataan itu, Anies langsung menugaskan tim di Pemprov DKI untuk segera membangun lapangan kelas dunia di tengah perkampungan di Jakarta. Dimulai dari satu di setiap wilayah kota. 

"Kini telah berdiri lima lapangan standar FIFA, masing-masing satu di tiap wilayah kota Jakarta. Kemarin, bersama teman-teman Muara Angke Soccer School, Perkumpulan Sepakbola Amputasi dan tim sepak bola putri DKI, kita resmikan lapangan pertama dimulai dari Muara Angke," katanya. 

Anies mengungkapkan, kehidupan di perkampungan-perkampungan Jakarta ada yang amat sederhana. Tetapi, kata Anies, kesederhanaan itu tak seharusnya membuat anak-anak yang tumbuh di perkampungan-perkampungan itu tak punya mimpi. 

"Biarlah dimulai dari lapangan sepakbola. Biarlah semua bisa merasakan fasilitas berstandar internasional. Biarlah mimpi mereka tumbuh. Insya Allah melalui kerja keras, bimbingan yang baik dan motivasi yang tinggi akan bertumbuhan pemain-pemain kelas dunia," katanya.