News

Anies Perintahkan Evaluasi Kontraktor Sumur Resapan

"Tentu kami akan bertindak tegas jika terjadi permasalahan melalui mekanisme penalti terhadap kontraktor terkait jika terdapat penyimpangan."


Anies Perintahkan Evaluasi Kontraktor Sumur Resapan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan pers usai menjalani pemeriksaan terkait korupsi lahan di Jakarta, Selasa (21/9/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memerintahkan Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI untuk mengawasi kerja para kontraktor pembuatan drainase vertikal atau sumur resapan di setiap titik. Anies ingin pengerjaan sumur resapan sesuai standar sehingga dapat berfungsi optimal mencegah banjir, dan tidak membahayakan terutama bagi pengguna jalan.

"Kami instruksikan kepada OPD terkait, seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk secepatnya mengevaluasi pekerjaan para kontraktor dalam membangun drainase vertikal," kata Anies dalam keterangannya, Kemarin. 

Dia mengatakan, kontraktor yang mengerjakan drainase vertikal perlu menginformasikan secara transparan terkait pelaksanaan proyek yang mereka kerjakan terutama kepada publik. Sehingga publik mengetahuinya dan ikut mengawasi pembangunan drainase maupun yang sudah beroperasi. 

baca juga:

"Poinnya adalah agar drainase vertikal (sumur resapan) berfungsi dengan optimal dalam mengatasi banjir atau genangan, serta tidak membahayakan kepentingan umum seperti pengguna jalan," katanya. 

Mantan Mendikbud itu juga meminta agar dinas-dinas terkait juga ikut mengidentifikasi jenis-jenis masalah yang timbul setelah pembangunan sumur resapan dilakukan. Setalah itu dinas terkait mengambil solusi. 

Dia juga meminta agar jajarannya menegur para kontraktor untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul sesuai dengan prosedur, sekaligus standar durasi waktu penuntasan permasalahan tersebut.

"Tentu kami akan bertindak tegas jika terjadi permasalahan melalui mekanisme penalti terhadap kontraktor terkait jika terdapat penyimpangan," katanya. 

Anies bahkan meminta anak buahnya untuk memanggil kontraktor pembuatan sumur resapan. Mereka harus diberi pesan tegas Pemprov DKI agar seluruh proyek sumur resapan yang mereka buat dibangun sesuai standar agar tidak membahayakan orang lain. 

"Lakukan segera dan panggil semua yang terlibat dalam pembangunan drainase vertikal, termasuk para pelaksana/kontraktor dan beri mereka pesan tegas agar proses pengerjaan drainase vertikal sesuai dengan standar, sehingga berfungsi optimal dan tidak mengganggu kepentingan umum, terutama jangan sampai membahayakan orang lain," tegas Gubernur Anies.

Seperti diketahui, Pemprov DKI membangun ribuan sumur resapan tahun ini. Seluruh sumur resapan vertikal itu ditarget selesai dibangun pada akhir Desember ini. Meski begitu, pilihan Pemprov DKI mengatasi genangan dan banjir itu dikritik banyak kalangan karena dianggap tak efektif mencegah banjir di Jakarta.[]