News

Anies Pamer Prestasi Bangun Pulau Seribu di Seminar Para Kepala Daerah

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkap kebijakannya membangun Pulau Seribu dihadapan para pemimpin daerah.


Anies Pamer Prestasi Bangun Pulau Seribu di Seminar Para Kepala Daerah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di UGM, Sleman, Rabu (22/5/2022) (akurat.co/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkap kebijakannya membangun Pulau Seribu dihadapan para pemimpin daerah. Pernyataan itu disampaikan Anies dalam seminar yang diselenggarakan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (4/8/2022).

Dalam sambutannya, Anies menjelaskan pola pembangunan di Pulau Seribu sebagai salah satu kabupaten administratif. Anies mengatakan, pendekatan utama yang dia lakukan selama ini adalah kesetaraan antara daerah daratan dan daerah kepulauan. 

“Kami mencoba untuk bisa menghadirkan kesetaraan kesempatan bagi Jakarta di kepulauan dan daratan. Dengan menyiapkan secara serius infrastruktur dasar agar warga yang tinggal di kepulauan dan daratan tidak merasakan ketimpangan,” ujar Anies dalam sambutannya secara daring.

baca juga:

Anies menjelaskan, dalam membangun Pulau Seribu, ia memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar seperti akses air bersih. Seperti diketahui, di Kepulauan Seribu telah dioperasikan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) yang mengubah air laut menjadi air bersih untuk kegiatan warga.

“Kami di Jakarta meminta BUMD Pasar Jaya memiliki pusat grosir di salah satu pulau. Sehingga warung-warung di Kepulauan Seribu mau kulakan tidak harus pergi ke daratan, tapi mereka kulakan dari salah satu pulau di situ. Dengan demikian langsung biaya hidup mereka turun,” paparnya.

Selain itu, Anies juga memamerkan upayanya mengurangi tingginya biaya transportasi untuk menjangkau pulau terluar di Kepulauan Seribu. Anies mengatakan, menyiapkan angkutan khusus 

“Terkait transportasi biayanya tinggi kita ambil contoh Pulau Sebira. Sebelumnya kapal ke sana butuh waktu 8 jam dan hanya 2 kali seminggu. Lalu pada 2018 kita beli kapal khusus yang bisa dari Marina ke Sebira 2,5 jam dan beroperasi tiap hari. Dan langsung Sebira berubah dengan padatnya interaksi ekonomi, bahkan sekarang tuntutan mereka adalah minta ATM,” lanjutnya.

Anies menegaskan bahwa pembangunan di kepulauan memerlukan keseriusan terutama alokasi anggaran. Meskipun jumlah penduduk di kepulauan lebih sedikit daripada di daratan.

“Ini adalah tentang keseriusan kita mengalokasikan anggaran, dan komitmen ini harus dilakukan. Karena kalau kita di Jakarta sebagai Ibu Kota yang punya kepulauan, dan ini diperhatikan maju berkembang. Maka akan mengirimkan pesan bahwa kepulauan lainnya optimis bisa maju juga. Dan di sinilah prinsip republik ini didirikan, yakni menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyatnya,” tegasnya.