News

Anies Minta Kemenkes Vaksinasi Para Pencari Suaka Demi Kemanusiaan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyurati Menteri Kesehatan Budi Gunadi, minta pencari suaka divaksin


Anies Minta Kemenkes Vaksinasi Para Pencari Suaka Demi Kemanusiaan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyurati Menteri Kesehatan Budi Gunadi terkait vaksinasi bagi para pencari suaka.

Dalam surat bernomor 297/-1.772.1 yang dikirimkan Anies  pada 12 Juli 2021 itu, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu meminta Menkes Budi memberikan vaksin Covid-19 kepada warga negara asing (WNA) pencari suaka yang sering menampakkan diri di Jakarta.

Menurut Anies para pencari suka itu rentan terhadap paparan Covid-19, namun mereka tidak berdaya menjangkau sentra vaksinasi, untuk itu kata Anies mereka perlu difasilitasi.

"Dalam keseharian, mereka tinggal dan beraktivitas bersama warga Indonesia lainnya, serta relatif kesulitan menerapkan prokes secara ketat dan isolasi mandiri," ucap Anies dalam Surat tersebut dikutip AKURAT.CO Selasa (9/8/2021).

Anies Baswedan menyurati Kemenkes setelah pihaknya diminta untuk memfasilitasi para pencari suaka tersebut dari United Nations High Commissioner for Refugee (UNHCR) kepada Dinas Kesehatan DKI pada 17 Maret 2021 lalu.

Usulan yang diajukan itu hanya terbatas pada pengungsi dan pencari suaka yang memenuhi kriteria lansia dan penderita penyakit komorbid.

"Dengan telah diberlakukannya untuk semua kelompok masyarakat usia 12 tahun ke atas, kami mengusulkan agar vaksinasi bagi pengungsi dan pencari suaka juga dapat diberikan kepada semua di luar segmen yang diusulkan UNHCR," demikian isi surat tersebut.

Terkait hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, hal itu dilakukan demi alasan kemanusiaan. Para warga negara asing itu kata dia, berhak mendapatkan vaksinasi untuk melindungi diri mereka dan orang-orang sekitarnya dari paparan Covid-19.

"Ini urusan kemanusian," kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (10/8/2021)

Ariza menegaskan, dalam penyaluran vaksinasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memilih-milih  sasaran vaksinasi. Semua orang yang beraktivitas di  Jakarta, kata Ariza berhak mendapatkan vaksinasi demi membentengi diri dari paparan corona.

"Jadi tidak membedakan agama, suku, ada, dan daerah mana," tuturnya.

Meski begitu, Ariza mengaku sejauh ini pihaknya belum menerima jawaban dari Kemenkes terkait hal ini. 

Dia yakin Pemerintah Pusat bakal mengabulkan permintaan itu sebab hak ini juga demi kebaikan warga Jakarta yang berbaur dengan para pencari suaka tersebut

"Nanti kita tunggu saja jadwalnya," tuturnya. []