News

Kumpulkan Seluruh Kepala Daerah Jabodetabekjur, Anies: Seluruh Pemakaman di Jabodetabek Akan Ditutup...

Gubernur DKI Anies Baswedan melarang kegiatan ziarah kubur alias nyekar selama lima hari.


Kumpulkan Seluruh Kepala Daerah Jabodetabekjur, Anies: Seluruh Pemakaman di Jabodetabek Akan Ditutup...
Gubernur Anies Baswedan pimpinan rapat pasca kerumunan di Pasar Tanah Abang (AKURAT.CO/Yohanes Antonius )

AKURAT.CO  Gubernur DKI Anies Baswedan melarang kegiatan ziarah kubur alias nyekar selama lima hari, mulai 12 Mei hingga 16 Mei atau sehari sebelum Lebaran hingga tiga hari setelah lebaran.

Tradisi yang lazim dilakukan sebagian umat Islam itu ditiadakan diseluruh wilayah Jabodetabekjur. 

"Kemudian ziarah kubur, kegiatan ziarah kubur ditiadakan mulai ditiadakan tanggal 12 Mei sampai dengan hari minggu 16 Mei, seluruh pemakaman di Jabodetabek akan ditutup dari pengunjung untuk ziarah," katanya usai menggelar Rapat Koordinasi bersama Pangdam Jaya, Kapolda dan seluruh kepala daerah di wilayah Jabodetabekjur, Senin (10/5/2021). 

Meskipun kegiatan ziarah kubur bagi masyarakat ditiadakan, kegiatan pemakaman tetap dibuka. Nantinya, kegiatan pemakaman akan diatur oleh dinas terkait. Keputusan itu, kata dia, menjadi kesepakatan seluruh kepala daerah yang mengikuti kegiatan tersebut.

"Tetapi kegiatan untuk pemakaman sediri berjalan di tempat-tempat pemakaman itu, nanti diatur oleh dinas yang mengelola pemakaman," katanya. 

Di sisi lain, Anies juga melarang kegiatan takbiran keliling yang lazim dilakukan sebagian masyarakat pada malam Hari Raya Idul Fitri. Anies mendorong agar kegiatan takbiran dilakukan secara virtual di masjid-masjid terdekat dengan rumah warga. 

"Kemudian, kegiatan takbiran dilakukan secara virtual dan dilakukan di masjid setempat dengan kapasitas 10 persen, maksimal," katanya.

Terkait dengan kegiatan wisata masyarakat, Anies mengatakan, seluruh kepala daerah yang hadir bersepakat untuk membatasi secara ketat kegiatan wisata di lokasi-lokasi wisata di daerah masing-masing. Termasuk juga pembatasan jumlah kunjungan di resto yang dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas dan wajib tutup pukul 21.00. Kesepakatan itu, kata Anies berlaku di seluruh wilayah Jabodetabek. 

"Untuk kawasan wisata maksimal pengunjung 30 persen dan hanya menerima pengunjung ber KTP setempat. Jadi, tempat wisata di Bogor hanya menerima pengunjung dari Bogor, tempat wisata di Jakarta hanya menerima pengungjung ber KTP Jakarta," katanya. 

Turut hadir dalam Rakor itu, Pangdam Jaya, Kapolda Metrojaya, Kajati DKI, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Banten yang diwakil asisten, kemudian para wali kota, bupati, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Cianjur, Kota Tangsel, Kota Tangerang dan kabupaten Tangerang.

"Jadi, seluruh kawasan jabodetabekjur tadi melakukan koordinasi, kita membahas ketentuan umum untuk kegiatan di bulan, di masa lebaran. disepakati beberapa poin utama yang bisa menjadi pegangan bagi semua. Nanti masing-masing kita akan menyiapkan surat edaran, surat seruan, terkait dengan ketentuan-ketentuan yang tadi disepakati," katanya.[]

Arief Munandar

https://akurat.co