News

Anies Janji Bakal Lakukan Pemantauan Prokes di Restoran secara Intensif

Sasaran pemantauan adalah tempat-tempat yang rawan terjadi kerumunan orang seperti restoran, kafe ataupun tempat hiburan lainnya


Anies Janji Bakal Lakukan Pemantauan Prokes di Restoran secara Intensif
Ilustrasi (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO,Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji bakal lebih masif melakukan pemantauan penerapan protokol kesehatan di  Jakarta sebagai upaya menekan penularan wabah Covid-19

Sasaran pemantauan adalah tempat-tempat yang rawan terjadi kerumunan orang seperti restoran, kafe ataupun tempat hiburan lainnya.

"Yang pasti begini, semua tempat umum di Jakarta kita akan lebih intensif dalam pemantauan. Jadi seperti restoran, kemudian tempat biasanya keluarga berkumpul, lebih intensif,"kata Anies di Polda Metro Jaya Senin (26/10/2020).

Tempat-tempat ini pada masa transisi ini sudah diperkenankan beroperasi dengan sejumlah ketentuan. Salah satunya adalah membatasi jumlah pengunjung hanya 50 persen saja dari kapasitas yang ada.

Pemantau masif yang dijanjikan Anies untuk memastikan bahwa semua protokol kesehatan dijalankan dengan baik dan tak ada penyelewengan seperti yang terjadi pada kafe Tebalik Kopi di Jalan Haji Nawi Jakarta Selatan sempat membuat Anies emosi dan marah-marah lantaran banyak orang berkerumun di tempat itu.

"Memang kita tahu dalam ketentuannya kalau sekeluarga kan boleh bersama-sama. Kalau datang ke restoran satu keluarga kan boleh satu meja. Nah, tapi kapasitas restorannya tidak boleh lebih dari 50 persen. Jadi jangan sampai karena satu keluarga lalu akhirnya ketentuan 50 persen terlanggar. Jad lebih disiplin di situ,"tegasnya.

Anies Baswedan baru saja memperpanjang masa transisi di Jakarta selama dua pekan yang dimulai pada hari ini. Dasar pertimbangan Anies memperpanjang masa transisi ini karena tidak ada lonjakan kasus baru selama dua pekan terakhir ini.

Melandainya penyebaran wabah mematikan ini dilihat dari sejumlah faktor, diantaranya adalah persentase kasus positif sepekan terakhir yang dikatakan Anies berada  pada 9,9 persen dengan ratio test 5,8 per-1000 penduduk dalam sepekan terakhir. 

Tidak hanya itu, hal ini juga dilihat dari dilihat rata-rata keterisian tempat tidur isolasi dalam dua minggu terakhir.