News

Anies Ganti Nama Jalan, Dukcapil Serentak Buka Layanan Ganti Dokumen Warga

Layanan perbaikan data kependudukan dibuka mulai hari ini


Anies Ganti Nama Jalan, Dukcapil Serentak Buka Layanan Ganti Dokumen Warga
Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melakukan perekaman electronic KTP di salah satu sekolah di kawasan Jakarta, Kamis (20/1/2022). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO  Dinas Dukcapil DKI langsung membuka layanan perbaikan data kependudukan di seluruh wilayah DKI Jakarta hari ini, Rabu (29/6/2022).

Layanan itu dibuka untuk merespons perubahan nama jalan di Jakarta. Posko layanan penerbitan dokumen kependudukan itu dibuka mulai pukul 09.00:12.00. Disdukcapil mengajak warga untuk mendatangi posko layanan. 

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Budi Awaluddin menyatakan layanan jemput bola tersebut dilakukan untuk memberi kemudahan dan kenyamanan terhadap masyarakat yang ingin mengubah alamat sesuai penamaan jalan yang baru.

baca juga:

"Masyarakat hanya perlu membawa dokumen (KTP, KK, KIA) lama untuk kami ganti dengan yang baru. Bagi masyarakat yang mempunyai kendala secara medis atau tidak mampu datang ke posko layanan, akan kami antarkan secara langsung ke rumahnya,” ujar Budi dalam keterangannya dikutip, Rabu (29/6/2022). 

Seperti diketahui, dalam Keputusan Gubernur No. 565 Tahun 2022 tentang Penetapan Nama Jalan, Gedung dan Zona Dengan Nama Tokoh Betawi dan Jakarta, terdapat 22 nama jalan baru yang berasal dari tokoh Betawi. Dengan berubahnya nama jalan menggunakan tokoh Betawi, berubah pula kolom alamat di KTP, KIA dan Kartu Keluarga. 

Untuk itu, Dukcapil DKI Jakarta juga telah berkoordinasi dengan Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri RI untuk mendukung ketersediaan blangko KTP-elektronik dan KIA. Lebih lanjut, Budi mengajak seluruh masyarakat agar memanfaatkan layanan jemput bola dengan baik.

"Setelah masyarakat mengganti dokumen kependudukannya, maka secara bertahap bisa melakukan penggantian dokumen lainnya sesuai dengan kebutuhan layanannya,” lanjut Budi. 

Selain itu, Budi turut mengimbau pada seluruh jajarannya untuk memberikan pelayanan prima yang cepat, akurat, tuntas, dan menghindari pungli. 

"Kami tidak akan segan memberikan tindakan tegas bagi petugas yang masih memakai cara tidak jujur. Hal ini merupakan bagian dari komitmen kami kepada masyarakat dalam memberikan layanan yang optimal,” ujar Budi.