News

Anies Baswedan Tiadakan Uji Coba Sepeda di JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang

Peniadaan uji coba road bike di JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang untuk menekan mobilitas masyarakat agar penularan virus corona bisa diredam.


Anies Baswedan Tiadakan Uji Coba Sepeda di JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang
Warga bersepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (1/6/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meniadakan uji coba penggunaan sepeda balap atau road bike di Jalan Layang Non Tol Kampung Melayu - Tanah Abang pada Minggu (20/6/2021) besok.

Peniadaan uji coba itu untuk menghindari mobilitas warga di luar rumah yang dapat memicu penularan corona di Ibu Kota.

"Sehubungan dengan kasus COVID-19 yang semakin meningkat, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta memutuskan, untuk sementara uji coba zonasi sepeda cepat di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu - Tanah Abang ditiadakan," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo dalam keterangan tertulisnya Sabtu (19/6/2021).

Syafrin meminta warga Jakarta untuk mengurungkan niat berolahraga sepeda pada akhir pekan. Jika tak ada kepentingan yang mendesak, dia meminta agar masyarakat menghabiskan waktu di rumah saja.

"Kepada masyarakat, diimbau agar tidak melakukan mobilitas yang tidak perlu, kecuali yang bersifat mendesak," ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan meminta masyarakat untuk berdiam diri di rumah saja pada akhir pekan, mengingat kasus harian corona terus melonjak.

"Jadi kita menganjurkan seluruh masyarakat di Jakarta dan sekitarnya, hari Sabtu Minggu besok di rumah saja, kecuali ada kebutuhan yang mendesak dan mendasar," kata Anies.

Orang nomor satu di Jakarta ini kembali menekan pentingnya protokol kesehatan untuk mencegah penularan wabah mematikan itu.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri telah mengakui bahwa kesadaran masyarakat Jakarta dalam menjalankan protokol kesehatan mulai merosot. Kejenuhan menjadi salah satu penyebabnya.

"Jadi, kita berharap masyarakat sama-sama kita menyadari  saat ini kita masih dalam kondisi pandemi, karena itu kurang kegiatan di luar rumah, kurangi aktivitas sehingga bisa terpapar. Jadi, pada intinya taati protokol kesehatan, gunakan masker, jaga jarak, kemudian cuci tangan, di hari-hari ke depan tetap di rumah kecuali ada kebutuhan mendesak," pintanya.

"Karena Sabtu dan Minggu hari libur, gunakan untuk tetap di rumah. Ini kesempatan bagi kita semua untuk sama-sama bersama keluarga,  tidak bepergian, mengurangi aktivitas yang berpotensi ada penularan. Itu intinya," tandasnya. []