News

Anies Baswedan Mohon Dengar Keluhan Anggota DPRD Ini!

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta mulai membenahi komunikasi politiknya dengan DPRD DKI di sisa masa jabatannya.


Anies Baswedan Mohon Dengar Keluhan Anggota DPRD Ini!
Wakil ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (19/11) (AKURAT.CO/Herry Supriyatna)

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta mulai membenahi komunikasi politiknya dengan DPRD DKI di sisa masa jabatannya.

Anies selama ini dinilai kerap mewakilkan ataupun mendelegasikan tugas-tugas rutin dan kedinasan di DPRD DKI kepada Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria.

"Empat tahun kepemimpinan Pak Anies ini harus kita apresiasi. Cuma Pak Anies harus mulai membenahi komunikasi politiknya dengan DPRD DKI. Ini harus juga jadi perhatian Pak Anies," ujar Anggota DPRD DKI Fraksi Gerindra, Syarif, Minggu (17/10/2021).

Dia mengungkapkan, absennya Anies pada agenda-agenda seremonial di DPRD DKI kerap disoal. Terutama oleh anggota DPRD DKI dari fraksi-fraksi lain yang selama ini dikenal kritis terhadap kebijakan Anies. Ketidakhadiran Anies, kata dia, selalu jadi sorotan. 

"Empat tahun ini selalu jadi sorotan soal ketidakhadiran di rapat paripurna itu dipertanyakan. Walaupun diwakili oleh pak Wagub, tapi kan kalau keseringan juga nggak bagus. Ada keluhan kesah itu dari DPRD. Memang diwakili pak Wagub tapi nggak gitu juga lah," katanya. 

Absennya Anies pada rapat-rapat Paripurna menyebabkan persepsi yang keliru di mata anggota DPRD DKI. Karena itu, di sisa masa jabatannya yang tinggal setahun ke depan, Anies diharapkan lebih sering hadir di rapat-rapat Paripurna. 

"Itu yang membuat persepsi di DPRD kurang bagus. Nah setahun ini di perbaikilah," ungkapnya. 

Seperti diketahui, masa jabatan Gubernur DKI Anies Baswedan genap empat tahun kemarin, Sabtu (16/10/2021). Ia dilantik bersama Wakil Gubernur DKI Snadiaga Salahudin Uno pada 17 Oktober 2017 setelah memenangi Pilkada DKI dan mengalahkan incumbent Basuki Tjahaja Purnama. 

Belakangan, posisi Wakil Gubernur DKI sempat kosong setelah Sandiaga Uno meninggalkan jabatannya lantaran menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Posisi Sandiaga kini diganti oleh Ahmad Riza Patria yang menduduki posisi sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.[]