News

Anies Baswedan: Kami Apresiasi Warga Jabodetabek yang Tidak Mudik

Anies Baswedan mengapresiasi warga yang tidak mudik Lebaran tahun ini.


Anies Baswedan: Kami Apresiasi Warga Jabodetabek yang Tidak Mudik
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Kapolda Metrojaya Irjenpol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrahman di Bundaran HI Jakarta Pusat (AKURAT.CO/Badri )

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi warga yang tidak mudik Lebaran tahun ini, dia menyebut mereka adalah pahlawan dalam pertempuran melawan penyebaran Covid-19.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan, dengan tetap tinggal di Jakarta selama masa libur Idul Fitri tahun ini, maka penularan corona bisa terbendung karena mobilitas dalam perjalanan mudik rentan memicu penularan wabah mematikan itu.

"Kami ingin sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga Jabodetabek yang tidak mudik memilih untuk berlebaran di Jakarta berlebaran bersama masyarakat di tempat ini," kata Anies di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2021)  malam.

Anies Baswedan sebelumnya telah mengeluarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 569 Tahun 2021 tentang Prosedur Pemberian Surat Izin Keluar Masuk  (SIKM) Selama Masa Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 2021.

Dalam peraturan itu masyarakat yang boleh pulang kampung pada periode larangan mudik 6 hingga 17 adalah mereka  yang berkebutuhan mendesak seperti kedukaan, menjenguk keluarga yang sedang sakit atau persalinan. Mereka yang melakukan perjalan ke luar Jabodetabek dengan alasan tersebut wajib membawa Surat Izin Keluar Masuk.

Peraturan ini merupakan tindak lanjut dari  Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dan Surat Edaran Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

"Ini adalah sebuah ikhtiar kolektif yang menjadi tanggung jawab kita sama-sama, bukan semata-mata peraturan pemerintah, bukan semata-mata seruan pemerintah. Tapi ini adalah untuk melindungi diri, kita semua, keluarga kita dan masyarakat," katanya lagi.

Lebih jauh, Anies menuturkan, Hari Idul Fitri  tahun  ini menjadi momen tepat untuk mempraktikkan pengendalian diri demi mencegah penularan COVID-19.

"Selama puasa kita berlatih mengendalikan diri dan kini saatnya kita mempraktikkannya. Menahan diri dari keinginan untuk berkumpul dan bersilaturahmi secara fisik,"pungkasnya. []

 

Yohanes Antonius

https://akurat.co