News

Anies Baswedan Cs Jangan Anggap Enteng Prediksi Biden Soal Jakarta Bakal Tenggelam

Riano Ahmad yakin prediksi Presiden Amerika Serikat Joe Biden terkait Jakarta potensi tenggelam 10 tahun mendatang bukan omong kosong


Anies Baswedan Cs Jangan Anggap Enteng Prediksi Biden Soal Jakarta Bakal Tenggelam
Warga melakukan aktivitas saat banjir menggenangi pemukiman mereka di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (18/5/2021). Banjir yang mencapai ketinggian lutut orang dewasa ini membuat sejumlah rumah warga terendam. Meski banjir melanda namun warga tetap bisa beraktivitas seperti biasa dan tidak ada yang mengungsi. AKURAT.CO/Sopian (Sopian)

AKURAT.CO, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Riano Ahmad yakin prediksi Presiden Amerika Serikat Joe Biden terkait Jakarta potensi tenggelam 10 tahun mendatang bukan omong kosong untuk menakut-takuti.

Riono yakin prediksi Biden memiliki dasar kuat dengan data-data akurat dan valid. Sebab, isu Jakarta akan tenggelam bukan baru kali ini mencuat. Pada Juni 2021, laporan Fitch Solutions Country Risk & Industry Research menyatakan bahwa garis pantai di Ancol, Jakarta Utara, bergeser maju hingga Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada 2050 mendatang.

"Apa yang disampaikan Presiden AS pasti bukan tanpa dasar," kata Riano ketika dikonfirmasi, Senin (2/8/2021).

Riono berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menganggap enteng pernyataan orang nomor satu di Negeri Sam itu. Dia ingin upaya pencegahan mesti digiatkan demi mencegah prediksi buruk tadi.

"Itu suatu peringatan, atensi, yang harus kita laksanakan. Beberapa waktu lalu kan Pak Anies melakukan kampanye perubahan iklim. Itu kan suatu bagian antisipasi bagaimana khususnya Jakarta menghadapi hal-hal perubahan iklim penurunan air tanah," tuturnya.

Lebih lanjut, anggota Komisi D Dewan Kebon Sirih itu bisa menindaklanjuti kampanye perubahan iklim yang telah dimulai Gubernur Anies.

"Saya harap pemda, Gubernur maksimalkan bagaimana kampanye perubahan iklim ini bisa berdampak positif, tidak lagi cuma sebagai pemanis mulut atau pemanis lidah saja. Bagaimana Gubernur sudah memberikan statement di dunia internasional. Kita juga harus memacu SKPD dan masyarakat bersama menghadapi bagaimana antisipasi perubahan iklim," pintanya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sudah memberikan tanggapan terkait prediksi Biden. Ariza menilai pernyataan Biden soal Jakarta akan tenggelam terlalu dini.

"Memang di Jakarta datarannya rendah, jadi di Jakarta ada penurunan muka tanah setiap tahun. Namun, tidak berarti 10 tahun Jakarta tenggelam," kata Ariza -sapaan Akrab Riza Patria- di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Sabtu (31/7/2021).

Ariza mengatakan, Pemprov DKI Jakarta kini telah banyak menjalankan berbagai program untuk mengantisipasi ancaman Jakarta tenggelam. Salah satunya adalah kampanye pengurangan penggunaan air tanah, baik di lingkup rumah tangga hingga gedung perkantoran.

"Pemprov DKI Jakarta tetap mengupayakan agar Jakarta tidak tenggelam, di antaranya penyedotan air tanah, pipanisasi PAM Jaya ditingkatkan agar kebutuhan air bersih semua dari PAM. Kami bersama PUPR terus membuat program percepatan pipanisasi, air bersih, air minum di Jakarta terus ditingkatkan. Mudah-mudahan ini bisa mengurangi (penurunan) muka air tanah di Jakarta. Saya kira tidak seperti yang disampaikan demikian bahwa Jakarta akan tenggelam," tegasnya.

Tak hanya melakukan upaya penyetopan penggunaan air tanah, Ariza mengklaim program lain tak kalah penting adalah restorasi kawasan pesisir yang juga gencar dilakukan Pemprov DKI Jakarta  beberapa tahun terakhir.

"Kami terus menyiapkan program agar ROB di Jakarta Utara bisa diatasi. Jadi, Insya Allah Jakarta tidak tenggelam 10 tahun lagi," ucapnya.[]