News

Anies Baswedan Bangun Kampung Akuarium Tanpa Koordinasi ke DPRD DKI


Anies Baswedan Bangun Kampung Akuarium Tanpa Koordinasi ke DPRD DKI
Warga beraktivitas di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta, Selasa (18/8/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membangun Kampung Susun Akuarium yang terdiri dari lima blok yang diisi 241 hunian dengan anggaran sebesar Rp62 miliar. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Pembangunan kawasan Kampung Akuarium oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ternyata dilakukan secara diam-diam.

Anggota Komis D DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menuturkan rencana menata ulang dan membangun Rumah Susun di kampung pinggir pantai yang pernah digusur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok itu tanpa sepengetahuan para legislator DKI yang notabene menjadi mitra kerja sekaligus  pengawas eksekutif.

"Kebetulan itu di komisi A atau D DPRD belum diajak bicara,"kata Gilbert saat dikonfirmasi AKURAT.CO Senin (24/8/2020).

Lantaran tidak ada omongan, kedua komisi itu sampai saat ini tidak mengetahui rencana penataan kawasan itu secara detail termasuk status Rumah Susun yang mulai di bangun bulan depan. Apakah hunian itu berstatus rumah susun milik atau sewa.

"Juga soal status Rusun belum ada pembicaraan,"pungkas Gilbert.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman DKI Sarjoko yang dikonfirmasi terkait hal ini masih belum merespon.

Hingga berita ini diturunkan, Sarjoko beralasan sedang mengikuti rapat penting, sehingga belum bisa memberi keterangan lebih lanjut soal Kampung Akuarium.

"Mohon maaf saya lagi rapat. Terima kasih," kata dia melalui pesan singkatnya.[]