News

Anies Bangun Kampung Akuarium, Pengamat: Itu Cuma Syahwat Pencitraan Saja


Anies Bangun Kampung Akuarium, Pengamat: Itu Cuma Syahwat Pencitraan Saja
Warga beraktivitas di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta, Selasa (18/8/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membangun Kampung Susun Akuarium yang terdiri dari lima blok yang diisi 241 hunian dengan anggaran sebesar Rp62 miliar. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bakal menata kembali Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, yang dulu digusur pendahulunya Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok. Penataan akan dimulai bulan depan.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah menilai penataan kawasan itu tidak lebih dari pencitraan Anies Baswedan supaya tidak terlihat catat di mata warga setempat. Sebab Anies terlanjur berjanji membangun kawasan itu pada masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

"Gubernur lebih  ke kepentingan syahwat pencitraan saja itu janji politiknya dulu," kata Trubus saat dikonfirmasi AKURAT.CO, Rabu (19/8/2020).

Penataan kembali kawasan ini menurut Trubus adalah kebijakan yang sangat keliru. Sebab dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail dan Tata Ruang (RDTR) kawasan kampung Akuarium adalah jalur merah atau kawasan milik pemerintah.

Tak hanya itu, pembangunan kawasan ini juga menurut Trubus tanpa perimbangan keselamatan warga setempat. Karena kawasan itu berada persis di bibir pantai bencana rob menjadi ancaman serius buat warga.

"Itu kebijakan yang tidak tepat ya karena itu melanggar perda RDTR. Itu jalur merah itu perbatasan persis dengan pantai itu berbahaya juga bagi pemukimnya," tandasnya.

Adapun penataan kawasan ini menghabiskan anggaran yang ditaksir mencapai Rp62 miliar. Biaya itu tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta juga bukan dari uang denda koefisien lantai bangunan (KLB) tetapi ditangung oleh pengembang.

Adalah PT Almaron Perkasa diketahui sebagai penyokong dana untuk penataan kampung pinggir pantai yang masuk dalam salah satu daftar pembenahan di janji kampanye Anies Baswedan pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Sejauh ini, Pemprov DKI belum punya hitung-hitungan detail mengenai pembiayaan pembangunan Akuarium. Pemprov DKI memperkirakan anggaran ini bisa saja tidak mencukupi.