News

Anies Bangga Testing Covid-19 Lampaui Standar WHO


Anies Bangga Testing Covid-19 Lampaui Standar WHO
Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria bersepeda (Facebook Anies Baswedan)

AKURAT.CO, Gubernur Anies Baswedan lagi-lagi memamerkan hasil testing Covid-19 yang tengah dilakukan pihaknya saat ini. Dia kembali mengklaim pelacakan terhadap pasien pengidap corona di DKI sudah melampaui angka yang ditentukan oleh organisasi kesehatan dunia (WHO).

Pernyataan ini sudah berkali-kali disampaikan Anies saat menjawab pertanyaan mengenai solusi membendung laju peningkatan kasus Covid-19 di Jakarta yang terus melonjak setiap harinya.

"Setiap hari, tiap minggu jumlah orang yang kita lakukan tes itu sudah 4 kali standar minimal WHO," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2020).

WHO telah menetapkan standar jumlah tes PCR adalah 1.000 orang per 1 juta penduduk per pekan. Berdasarkan standar itu, Jakarta harus melakukan pemeriksaan PCR minimum 10.645 orang (bukan spesimen) per pekan, atau 1.521 orang per hari. 

Tes PCR di Jakarta dilakukan melalui kolaborasi 54 Laboratorium Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, BUMN, dan swasta. Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan biaya tes kepada Laboratorium BUMN dan swasta yang ikut berjejaring bersama dalam pemeriksaan sampel program.

"Kami di Jakarta melakukan testing serius. Seriusnya di mana? Jumlahnya Anda bisa lihat," tuturnya.

Anies mengatakan, dengan jumlah testing PCR saat ini bisa menjadi bukti bahwa DKI Jakarta tidak main-main melawan bencana non alam yang telah mendera Jakarta selama lima bulan belakangan ini.

"Itu menunjukkan kami serius menangani Covid-19. Karena itu lah kami bisa menemukan orang-orang yang sudah terpapar agar mereka bisa diisolasi," tukasnya.

Hingga Minggu (16/8/2020) kemarin, kasus corona di Jakarta sudah mencapai 29.554 terhitung sejak Maret 2020 lalu. Dari jumlah tersebut, 19.708 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 66,7 persen dan 995 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 3,4 persen.[]

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu