News

Anies Akui Kasus COVID-19 Meningkat, Ibunda dan Anak Gubernur Anies Positif

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengonfirmasi adanya kenaikan kasus COVID-19 di Jakarta. Bahkan, kini, ibu kandungnya dan seorang anaknya juga terpapar COVID-19.


Anies Akui Kasus COVID-19 Meningkat, Ibunda dan Anak Gubernur  Anies Positif
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengonfirmasi adanya kenaikan kasus COVID-19 di Jakarta. Bahkan, kini, ibu kandungnya dan seorang anaknya juga terpapar COVID-19. Anies mengatakan, kedua anggota keluarganya itu bahkan tak mengalami gejala apapun saat diketahui positif terpapar virus COVID-19. 

Meski angka kasus COVID-19 alami kenaikan, Anies mengatakan bahwa tingkat perawatan di rumah sakit masih relatif terkendali. "Memang angka kasus COVID-19 ini meningkat tapi di sisi lain tingkat keperawatan itu masih relatif stabil," katanya di ITC Cempaka Putih, Kamis (23/6/2022). 

Anies mengatakan, kekhawatiran baru muncul manakala peningkatan kasus COVID-19 dibarengi dengan kebutuhan tempat perawatan di rumah sakit. Tetapi, secara umum, virus yang menyerang saluran pernapasan itu akan tetap ada di masyarakat. 

baca juga:

"Yang mengkhawatirkan COVID-19 ini adalah ketika membutuhkan penanganan fasilitas kesehatan. Kalau Covidnya, ada terus karena memang sudah ada itu virus di luar sana," katanya. 

Karena itu, menurut Anies, yang dibutuhkan saat ini adalah kehati-hatian untuk tetap menjaga agar penularan virus COVID-19 di masyarakat tetap terkendali. 

"Jadi kita sehingga kami memandang ini harus hati-hati, harus. Tapi secara umum kondisinya relatif terjaga," ujarnya. 

Anies juga mengungkap kondisi terkini dua anggota keluarganya yang terpapar COVID-19. Anies mengatakan, ibu dan anaknya kini menjalani isolasi setelah terpapar tanpa gejala. 

"Di rumah saya hari ini ada dua yang positif COVID-19 saat ibu saya satu anak saya tapi dua-duanya tidak mengalami gejala apapun dan ibu saya itu usianya 82 tahun tapi beliau juga karena kalau tidak diuji juga tidak akan tahu jadi kami merasa memang positif tapi tidak ada gejala sedikitpun, apapun gejalanya tidak ada," katanya. 

Padahal, kata dia, ibu kandungnya itu sudah disuntik vaksin booster. Karenanya, dia mendorong masyarakat untuk kembali mendatangi sentra-sentra vaksinasi untuk disuntik vaksin booster. Sebab, prosentase vaksin booster hingga kini terbilang masih rendah. 

"Beliau (ibu) sudah mengalami vaksin booster. Nah kami mendorong kepada semua masyarakat yang belum mendapatkan vaksin ketiga yuk ambil, datangi lokasi vaksinasi," ungkapnya. []