Ekonomi

Angka Positif Covid-19 Melorot, Luhut: Daerah Pertahankan Tren Penurunan Mobilitas dan Aktivitas!

Luhut B. Pandjaitan mengatakan telah terjadi tren penurunan penambahan kasus sejak minggu pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)


Angka Positif Covid-19 Melorot, Luhut: Daerah Pertahankan Tren Penurunan Mobilitas dan Aktivitas!
Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan pada saat melakukan video conference melalui akun youtube resmi Kemenko Marves (YOUTUBE/ Kemenko Marves)

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan telah terjadi tren penurunan penambahan kasus sejak minggu pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

“Saya minta pada teman-teman sekalian, meskipun ada penurunan dibandingkan dengan minggu pertama penerapan PPKM, tren penurunan mobilitas dan aktivitas tetap harus dipertahankan," tegasnya lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (24/7/2021).

Menurutnya dengan mempertahankan penurunan mobilitas dan aktivitas maka akan mendorong penurunan penambahan kasus. Hal tersebut didasari pada variabel laju transmisi kasus, respon kesehatan, dan kondisi sosiologis masyarakat. 

“Dengan menggunakan dasar tersebut, akan menjadi bahan evaluasi penurunan level PPKM pada suatu daerah,” ucap Menko Luhut.

Oleh karena itu, dia meminta semua kepala daerah di wilayah Jawa dan Bali untuk terus memperketat dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai protokol kesehatan. 

Menko Luhut juga memaparkan tren penurunan indeks komposit yang signifikan pada wilayah DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Menurutnya sebagian besar wilayah telah melewati puncak kasus dan mulai mengarah menurun.

Namun dirinya mengkhawatirkan tingginya angka kematian yang masih harus diwaspadai.

“ Terkait Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, saya minta buatkan laporan khusus penyebab tingginya angka kematian, berikan juga usulan upaya untuk menurunkan angka kematian tersebut,” seru Menko Luhut. 

Adapun langkah mitigasi yang dilaksanakan oleh salah satu pabrik rokok di Kudus Jawa Tengah dapat ditiru oleh wilayah lain.