News

Angka Kematian Meroket, COVID-19 Bunuh 4 Ribu Warga India dalam Sehari

Angka kematian COVID-19 bertambah 4.077, sedangkan jumlah infeksi naik 311.170 kasus, kenaikan kasus harian terkecil dalam lebih dari 3 pekan.


Angka Kematian Meroket, COVID-19 Bunuh 4 Ribu Warga India dalam Sehari
Mayat-mayat yang dikuburkan di dangkalan pasir tepi Sungai Gangga diduga merupakan korban COVID-19. (Foto: Associated Press).

AKURAT.CO, Kenaikan kasus harian COVID-19 di India semakin kecil pada Minggu (16/5). Namun, jumlah kematiannya melebihi 4 ribu orang dalam sehari.

Dilansir dari Reuters, angka kematian bertambah 4.077. Sementara itu, jumlah infeksi naik 311.170 kasus, kenaikan kasus harian terkecil dalam lebih dari 3 pekan, menurut data kementerian kesehatan pada Minggu (16/5). Total infeksi pun telah bertambah lebih dari 2 juta pekan ini dan kematian hampir 28 ribu.

Gelombang infeksi kedua di India dimulai pada bulan Februari, sehingga rumah sakit dan tenaga medis kewalahan. Jumlah kasus pun terus menurun di negara bagian yang dilanda gelombang awal infeksi, seperti negara bagian terkaya di Maharashtra dan negara bagian utara Delhi. Ini terjadi setelah mereka memberlakukan lockdown yang ketat.

Menurut otoritas kesehatan federal pada Sabtu (15/5), tingkat kasus positif per tes turun menjadi 19,8 persen pekan ini dari 21,9 persen pekan lalu. Hal ini pun menerbitkan harapan kestabilan infeksi harian.

Di sisi lain, terjadi lonjakan di negara bagian seperti Tamil Nadu dan daerah pedesaan. Tak ayal, Perdana Menteri Narenda Modi pada Sabtu (15/5) meminta otoritas memperkuat sumber daya perawatan kesehatan dan meningkatkan pengawasan di daerah pedesaan.

Sementara itu, mayat-mayat yang diduga korban COVID-19 terlihat dibuang di sejumlah sungai India, menurut surat pemerintah negara bagian yang dilihat oleh Reuters. Polisi lantas mendatangi warga desa di India utara untuk menyelidiki penemuan mayat yang dikubur di dangkalan pasir atau terdampar di tepi Sungai Gangga.

Dengan jip dan perahu, polisi menggunakan pengeras suara untuk meminta warga agar tidak membuang mayat di sungai.

"Kami di sini untuk membantu Anda melakukan ritual terakhir," seru polisi.

Negara penghasil vaksin terbesar di dunia ini telah memvaksinasi lengkap lebih dari 40,4 juta orang atau baru 2,9 persen dari 1,35 miliar penduduknya pada Minggu (16/5), menurut data dari portal pemerintah Co-WIN. Sebanyak 516 juta dosis vaksin COVID-19 pun akan siap pada Juli, menurut keterangan Menteri Kesehatan Harsh Vardhan pada Sabtu (15/5).

Ahada Ramadhana

https://akurat.co