News

Anggota Komisi II DPR: Posisi 5 Pj Gubernur yang Dilantik Hari Ini Rawan Digugat

Kata Mardani, pelantikan Pj Gubernur tersebut rawan digugat oleh masyarakat karena tidak mengikuti keputusan MK melaksanakan Pilkada secara serentak.


Anggota Komisi II DPR: Posisi 5 Pj Gubernur yang Dilantik Hari Ini Rawan Digugat
Wakil Ketua Tim Pemenangan Mardani Ali Sera saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta, Rabu (26/9) (AKURAT.CO/Yudi Permana)

AKURAT.CO Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera memberikan catatan penting dalam pelantikan lima penjabat (Pj) Gubernur oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang telah dilakukan hari ini, Kamis (12/5/2022).

Menurut Mardani, pelantikan lima penjabat (Pj) Gubernur tersebut merupakan sebuah kesalahan. Sebab, pemerintah tidak segera menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pengisian penjabat kepala daerah sebelum melantik para penjabat.

"Ini murni kesalahan pemerintah yang tidak segera menindaklanjuti putusan MK. Padahal semua tahu putusan MK itu final dan mengikat," kata Mardani kepada wartawan, Kamis (12/5/2022).

baca juga:

"Karena itu sekali lagi diingatkan pada Presiden selalu pimpinan Eksekutif segera laksanakan putusan MK untuk membuat turunan aturan Pejabat Kepala Daerah," sambungnya. 

Lebih lanjut, kata Mardani, pelantikan Pj Gubernur tersebut rawan digugat oleh masyarakat. Hal ini lantaran tidak mengikuti keputusan MK agar melaksanakan Pilkada secara serentak.

"Ada catatan besar, dilakukan tidak mengikuti keputusan MK yang meminta ada aturan turunan untuk para Penjabat Kepala Daerah akibat pelaksanaan Pilkada serentak 2024. Sehingga posisi lima kepala daerah yang dilantik hari ini rawan digugat oleh publik," ujar Ketua DPP PKS itu. 

Sementara itu, Mardani juga menyoroti pelantikan kepala daerah yang dinilai terlalu mendesak, hanya demi agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan.

"Pelantikan ini mendesak dilakukan karena masa jabatan Kepala Daerah definitif sudah berakhir. Biar tidak ada kekosongan kekuasaan," ucapnya. 

Namun, besar harapan Mardani kepada para pj Gubernur terpilih yang telah dilantik agar senantiasa bekerja atas nama rakyat dan mengemban amanah dengan bersungguh-sungguh.

"(Harapannya) mesti bekerja untuk rakyat bukan untuk atasan yang mengangkatnya. Ini amanah besar," pungkasnya. []