Ekonomi

Anggota DPR Minta Audit PLN terkait Pengadaan Batu Bara

Harus ada audit menyeluruh terhadap pengadaan batu bara oleh PLN guna mengurai kekisruhan pengadaan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)


Anggota DPR Minta Audit PLN terkait Pengadaan Batu Bara
Sejumlah kapal yang membawa batubara melintasi Sungai Mahakam, Samarinda, Minggu (31/12). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan target produksi batubara tahun 2018 sebesar lebih dari 477 juta ton akan melampaui penetapan produksi batubara yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 sebesar 406 juta ton. ( ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17.)

Seperti diketahui, PT PLN (Persero) bersama Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) KementerianESDM memastikan efektivitas dalam penyediaan dan pengiriman batu bara sebagai salah satu solusi dalam pengamananpasokan batu bara untuk kelistrikan nasional.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan strategi ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengiriman dalamrantai pasok batu bara sesuai pemenuhan kewajiban DMO (Domestic Market Obligation) setiap mitra pemasok yang terpantausetiap hari

“Dengan adanya pemantauan berbasis pada realisasi pasokan dari para mitra pengusaha tambang ini diharapkan dapatmembantu mengamankan pasokan batu bara ke PLN,” kata Darmawan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (14/1).Dalam melakukan efektivitas, data realisasi volume dan setiap tahapan pengiriman pasokan batu bara ke pembangkit listrik mulaidari lokasi tambang, loading, hingga penerimaan di setiap pembangkit secara spesifik.

baca juga:

Data itu akan langsung terpantau dan terintegrasi dalam sistem digital di Ditjen Minerba yang akan mengirimkan notifikasi sistemperingatan dini secara otomatis kepada pemasok serta menjadi suatu perangkat langkah korektif yang segera dapat dilakukandengan cepat dan tepat.[]