Ekonomi

Anggaran Penanganan COVID-19 Sentuh Rp131 Triliun, Menkes: Baru Terpakai 50% Hingga Juni!

Menkes Budi Gunadi pastikan anggaran penanganan COVID-19 yang dialokasikan sebesar Rp131 triliun masih tersedia, sebab baru terpakai 50% hingga Juni 2021


Anggaran Penanganan COVID-19 Sentuh Rp131 Triliun, Menkes: Baru Terpakai 50% Hingga Juni!
Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual yang ditayangkan Sekretariat Presiden, Rabu (23/12/2020). (Youtube Sekretariat Presiden)

AKURAT.CO, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan menjelang akhir Juni 2021, anggaran pemerintah untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN) klaster kesehatan yang khusus digunakan untuk penanganan pandemi COVID-19 baru terealisasi sekitar 50%. Sehingga ia menegaskan untuk penanganan pandemi COVID-19 masih tersedia dan dapat dimanfaatkan secepat dan setepat mungkin. 

"Anggaran untuk penanganan COVID-19 khusus itu ada Rp131 triliun dan penyerapannya sampai Juni 2021 masih sekitar 50%," ungkap konferensi Budi dalam pers daring yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (25/6/2021).

Budi Gunadi Sadikin menerangkan hal itupun telah dikonfirmasi kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Bu Sri Mulyani juga menyampaikan beberapa kali bahwa tak perlu khawatir karena uangnya disiapkan, tinggal sekarang bagaimana kita bisa mengutilisasikan itu seefisien mungkin," jelas Budi.

Mantan Wakil Menteri BUMN itu juga menyebutkan terdapat pula anggaran penanganan COVID-19 di pagu lainnya yang disiapkan pemerintah, yakni anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Namun, realisasi penyerapan anggaran di APBD tersebut masih rendah.

"Ada anggaran lain di luar itu yang dialokasikan delapan persen yang ada di APBD. Itu serapannya masih rendah. Saya tidak ingat angka pasnya, tapi seingat saya masih belasan persen," imbuhnya.

Dengan begitu, ia memastikan tidak ada permasalahan untuk anggaran penanganan COVID-19. Tantangannya adalah bagaimana mengoptimalkan anggaran tersebut secara tepat dan cepat untuk mengatasi pandemi COVID-19.

"Mengenai anggaran? Ada. Tinggal bagaimana menggunakannya secepat mungkin dan setepat mungkin," jelas Budi.

Sebagai informasi, Pemerintah sendiri telah mengalokasikan dana sebesar Rp699,43 triliun untuk anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dan penanganan COVID-19 tahun ini. Adapun hingga 18 Juni 2021 baru Rp226,63 triliun atau 32,4% dari pagu.