Tech

Anggaran Capai Rp2,4 T! Ini 5 Fakta Menarik Laptop Merah Putih

Salah satu keunggulan yang akan dimiliki oleh Laptop Merah Putih ini adalah kemampuannya untuk bisa digunakan oleh tunanetra


Anggaran Capai Rp2,4 T! Ini 5 Fakta Menarik Laptop Merah Putih

AKURAT.CO Demi mendukung digitalisasi dalam bidang pendidikan, pemerintah Indonesia telah menyusun anggaran dengan nilai mencapai Rp17 triliun. Salah satu yang masuk dalam anggaran tersebut adalah pengembangan produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan fokus pada laptop lokal. Nantinya laptop yang dinamakan laptop merah putih tersebut akan dibagikan ke berbagai sekolah di Indonesia. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait laptop merah putih. 

1. Anggaran capai Rp2,4 triliun

Dari sejumlah anggaran yang digunakan oleh Kementerian Pendidikan tersebut, sebagian nantinya akan digunakan untuk pengembangan laptop Merah Putih. Pemerintah menganggarkan sekitar Rp2,4 triliun demi mengembangkan produk teknologi berupa laptop tersebut. Nantinya jumlah tersebut akan digunakan untuk memproduksi hingga 240 ribu laptop. 

2. Manfaatkan dana APBN

Nantinya ratusan ribu laptop tersebut akan disebarkan kepada berbagai sekolah yang belum memiliki fasilitas TIK dengan jumlah kurang dari 15 buah. Sedangkan sumber dana untuk membiayai pengembangan tersebut adalah dana APBN dan APBN transfer daerah. Selain itu pengembangan laptop tersebut juga diambil dari DANA Alokasi Khusus (DAK) Fisik. 

3. Gandeng perusahaan lokal

Nantinya, produksi Laptop Merah Putih ini akan dilakukan setiap tahun. Bahkan, sejauh ini sudah ada enam perusahaan lokal yang siap melakukan kerja sama. Beberapa di antaranya adalah PT Zyrexindo Mandiri Buana, PT Tera Data Indonusa, PT Supertone, PT Evercoss Technology Indonesia, PT Acer Manufacturing Indonesia, hingga PT Bangga Teknologi Indonesia. 

4. Didukung sejumlah perguruan tinggi

Selain bekerja sama dengan perusahaan, pemerintah juga menggandeng sejumlah universitas dalam pengembangan laptop Merah Putih ini. Tiga universitas yang akan menjadi konsorsium adalah Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Namun nantinya, pemerintah juga berencana akan melibatkan sejumlah politeknik dalam negeri. 

5. Dibanderol Rp5 juta

Pemerintah juga telah mengedarkan rincian spesifikasi minimal dari laptop merah putih. Spesifikasi tersebut mulai dari penggunaan proses 2 Core dengan kekuatan lebih dari 1,1 Ghz, RAM sebesar 4GB DDR4, kapasitas penyimpanan 32GB, layar berukuran 11 inchi, hingga menggunakan sistem oprasi Chrome OS. Laptop yang rencananya akan diproduksi hingga 10 ribu unit pada tahun ini tersebut dibanderol dengan harga Rp5 juta per unitnya. 

Salah satu keunggulan yang akan dimiliki oleh Laptop Merah Putih ini adalah kemampuannya untuk bisa digunakan oleh tunanetra. Selain itu, adanya sejumlah software unik untuk e-modul Dikti yang telah memiliki keamanan tinggi.[]