Olahraga

Andreescu, Imigran Rumania yang Membanggakan Nama Kanada


Andreescu, Imigran Rumania yang Membanggakan Nama Kanada
Bianca Andreescu mencetak sejarah sebagai petenis asal Kanada pertama yang menjuarai grand slam sejak Era Terbuka (1968). (REUTERS/Geoff Burke)

AKURAT.CO, Bianca Andreescu hanya butuh berusia 19 tahun untuk mendapatkan gelar grand slam pertama dalam karirnya. Dengan kemenangan di Amerika Serikat Terbuka 2019 dengan mengalahkan legenda hidup Serena Williams, Andreescu kini telah dilihat sebagai salah satu dari “masa depan” tenis level elite.

Lahir di Mississauga, Ontario, 16 Juni 2000, Andreescu memiliki darah Rumania dari kedua orangtuanya. Namun, tenis mulai menjadi dunianya justru ketika ia berada di Rumania.

Pada usia tujuh tahun, Andreescu pertama kali berlatih sebuah kota di wilayah tengah Rumania, Pitesti, saat orang tuanya kembali ke tanah asal mereka. Beberapa tahun kemudian, orang tua Andreescu kembali ke Kanada dan calon bintang berlatih di Program Latihan Tenis Nasional Kanada.

Gelar pertamanya adalah turnamen Les Petits As 2014 yang merupakan kejuaraan paling bergengsi di bawah U-14. Setahun kemudian, ia memulai karirnya di level ITF di La Paz, Bolivia.

Dua tahun lalu, Andreescu masih bertarung di level junior Prancis Terbuka di mana ia mencapai semifinal nomor tunggal dan menjadi juara pada ganda putri bersama Carson Branstine.

Penggemar Simona Halep dan Williams Bersaudara itu menarik perhatian ketika ia menjuarai Indian Wells, Maret lalu. Pada partai final, Andreescu menumbangkan mantan petenis ranking satu dunia sekaligus juara Wimbledon 2018, Angelique Kerber, dalam laga tiga set (6-4, 3-6, dan 6-4).

Dengan usianya yang masih 18 tahun saat itu, popularitas Andreescu terjadi dalam suasana alamiah untuk seorang petenis muda di level elite. Namun, cedera sempat membuatnya meredup sementara dalam kategori kejutan usia muda muncul Cori Gauff yang mencuri perhatian di Wimbledon lalu dalam usia 15 tahun.

Pelan tapi pasti, Andreescu akhirnya merebut kembali sorotan dunia ketika ia akhirnya mengalahkan Belinda Bencic di semifinal AS Terbuka, beberapa hari lalu. Kisah olahraga akhirnya tercipta ketika Andreescu menundukkan Serena yang usianya terpaut 18 tahun pada final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, New York, Sabtu (7/9).

“Itu sama sekali tidak mudah. Tapi menurut saya apa yang saya lakukan sangat baik sepanjang tahun ini,” kata Andreescu usai laga kontra Williams sebagaimana dipetik dari laman WTA.

Bukan hanya soal usia, Andreescu juga menciptakan sejarah sebagai atlet asal Kanada pertama yang meraih gelar grand slam pertama di Era Terbuka (Open Era). Pujian pun mengalir dari segala penjuru negeri, termasuk dari Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau.

“Selamat @Bandreescu_!” tulis Trudeau di akun Twitternya. “Anda telah melihat sejarah dan membuat seluruh negeri sangat bangga. #SheTheNorth.

Salah satu kolega tenis senegaranya yang pernah menjadi finalis Wimbledon 2014, Eugenie Bouchard, menyebut kemenangan Andreescu sebagai “Sejarah Kanada”.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co