News

Andi Arief: Pak SBY Minta Pemerintah Jelaskan ke Publik Soal Penunggang Aksi Omnibus Law Jika Ada


Andi Arief: Pak SBY Minta Pemerintah Jelaskan ke Publik Soal Penunggang Aksi Omnibus Law Jika Ada
Andi Arief, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat (Twitter/andiarief__)

AKURAT.CO, Politikus Partai Demokrat Andi Arief, sampaikan pesan dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono soal demo penolakan UU Cipta Kerja ditunggangi.

Sejumlah tokoh publik menuding bahwa demo UU Cipta Kerja ditunggangi elit.

SBY pun meminta mereka untuk menjelaskan kepada publik siapa elit yang dimaksudkan dan menjelaskan mengapa menuding ditunggangi.

"Pak Airlangga Hartarto, Pak Luhut Panjaitan dan Pak Prof @mohmahfudmd dan BIN, diminta Pak SBY untuk menjelaskan ke publik soal penunggang aksi Omnibus law jika ada. Agar pemerintah tidak dianggap membuat hoak ke masyarakat," tulis @AndiArief_ di Twitter yang dikutip akurat.co, Selasa (13/10/2020).

Memang dalam sebuah tayangan di cahnnel Youtube Susilo Bambang Yudhoyono dengan tema 'SBY Ngobrol Santai Perkembangan Terkini', SBY meminta kejelasan dari pemerintah siapa elit yang dimaksud.

"Saya kok nggak yakin ya kalau Pak Airlangga, Pak Luhur atau BIN yang dimaksud itu saya. Hubungan saya dengan pak Airlangga selama ini baik dengan Pak Luhur juga baik, BIN juga tidak ada masalah. Saya nggak yakin kalau BIN menganggap sayang sebagai musuh negara," kata SBY.

Menurutnya, mereka yang menyebut bahwa demo itu ditunggangi harus dijelaskan siapa yang dimaksud, aktor yang menunggangi dan yang menggerakan.

"Mungkin kalau tidak ada kejelasan tidak baik, karena rakyat saling curiga kemudian kesana kemari beritanya," kata dia.

Sebelumnya, Mahfud MD menyatakan akan menindak tegas aktor intelektual aksi anarkis yang menolak UU Cipta Kerja.