Olahraga

Anders & Morten: Mantan Lawan Taufik Hidayat, Malaikat Penyelamat Eriksen

Anders & Morten Boesen adalah mantan pebulutangkis andalan Denmark.


Anders & Morten: Mantan Lawan Taufik Hidayat, Malaikat Penyelamat Eriksen
Anders & Morten Boesen, mantan pebulutangkis Denmark yang kini jadi dokter. (The Indian Express)

AKURAT.CO, Anders Boesen dan Morten Boesen dalam sepekan terakhir menjadi perbincangan di berbagai media. Ternyata, dokter yang menyelamatkan nyawa Christian Eriksen tersebut merupakan mantan pebulutangkis profesional andalan Denmark.

Boesen bersaudara menjadi pahlawan, setelah membantu menghidupkan kembali jantung Eriksen, setelah 13 menit CPR (resusitasi jantung paru) dan satu kali defilbrator. 

Menyaksikan tim tuan rumah memainkan pertandingan pembuka mereka melawan Finlandia, pelatih ganda putra India, Mathias Boe mengalami gejolak emosi, saat ia menyaksikan sosok Morten yang tegap memimpin di belakang lingkaran pelindung yang dibentuk tim. Boe telah bermain selama 6-7 tahun bersama Boesens sebagai rekan satu tim di level internasional dan klub. 

"Ketika Eriksen pingsan, saya langsung tahu ini tidak terlihat bagus. Saya sudah bertemu dengannya beberapa kali sejak kami berasal dari kampung halaman yang sama. Tidak mengetahui apa yang mungkin terjadi sangat menakutkan," kata Boe, sebagaimana diberitakan The Indian Express.

"Tetapi saya kagum melihat bagaimana staf medis bereaksi dengan cepat. Dan jelas kemudian, saya bangga sebagai pemain bulutangkis bahwa Morten telah memberinya CPR dan mereka membantu menghidupkannya kembali di lapangan,” sambung mantan pasangan Morten Boesen di ganda putra itu.

Sementara bulu tangkis Denmark memiliki warisan panjang para juara yang belajar kedokteran - kebanyakan ahli bedah ortopedi sesuai dengan olahraga mereka - Boesens mahir dalam memberikan CPR dan menjaga ketenangan mereka.

“20 tahun yang lalu, cukup umum bagi kita semua untuk menyelesaikan gelar bersama bulu tangkis dan mengambil kuliah wajib di sela-sela sesi latihan. (Mantan juara dunia) Peter Rasmussen, Niels Christian Kaldau dan keduanya Morten dan Anders juga belajar kedokteran, sementara Anders juga mencapai peringkat 3 dunia di tunggal,” jelas Boe.

“Morten sedikit lebih tua saat saya baru bermain. Dia bermain terutama tunggal tetapi berlatih sangat kuat dan tetap bugar dan berotot. Anders menyukai sesi fisik yang keras. Bahkan setelah pensiun, ketika dia sedang mempelajari operasi, dia akan muncul untuk sesi pagi dua jam yang intens pada jam 5 pagi. Sebagai seorang pemain, dia selalu ingin menguasai bola dan tetap dalam kondisi yang sangat baik dengan berlari,” kenang Boe.

Sementara itu, Anders Boesen pernah menghadapi legenda tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat, ketika masih berkarier. Sebagai pemain, Anders dikenal Boe membawa intensitas yang luar biasa ke lapangan.

“Dia sama gila dan bersemangatnya seperti saya ketika di lapangan. Dia bermain dengan banyak hati dan menunjukkan agresi. Tapi yang dia ingat adalah semangat juangnya dan seberapa keras dia bekerja. Jelas, itu bukan temperamen yang dibawanya ke dalam pekerjaannya sebagai dokter. Tetapi saudara-saudara adalah pejuang sebagai pemain, dan saya senang mereka ada di sana untuk Christian," ujar Boe.

Sementara Morten naik pangkat menjadi dokter di Kopenhagen FC, klub papan atas di ibu kota, dan kemudian pindah ke tim nasional pada tahun 2018, Anders dipanggil oleh UEFA untuk menjadi dokter di stadion.[]

Hendra Mujiraharja

https://akurat.co