Olahraga

Ancelotti yakin Timnya Mampu Memainkan Sepakbola Menyerang

Ancelotti ingin penyerangnya tajam di dalam kotak penalti.


Ancelotti yakin Timnya Mampu Memainkan Sepakbola Menyerang
Penyerang Everton, Dominic Calvert-Lewin saat berhasil mencetak gol untuk memperkecil kedudukan menjadi 1-2 saat menjamu Burnley pada laga lanjutan Liga Primer Inggris 2020-2021 (TWITTER/@Everton)

AKURAT.CO, Carlo Ancelotti percaya bahwa Everton akan memainkan sepakbola yang lebih menyerang dan lebih banyak memberikan peluang untuk Dominic Calvert-Lewin selam sepuluh pertandingan terakhir mereka musim ini.

Don Carlo -sapaan Ancelotti- percaya tim berjuluk The Toffees tersebut akan bermain dengan cara yang lebih menyerang. Ia juga yakin Calvert-Lewin akan kembali mampu mencatatkan namanya di papan skor.

“Periode terakhir, sebagian besar pertandingan adalah pertandingan di mana kami tidak memiliki banyak penguasaan bola - kami tidak memiliki banyak kendali atas permainan,” kata Ancelotti dikutip laman Liverpoolecho.

“Biasanya, pada aspek teknis, kami bermain melawan tim yang lebih baik dari kami, sehingga sebagian besar waktu kami bertahan dan dia (Calvert-Lewin) tidak memiliki (banyak peluang), seperti Richarlison untuk menunjukkan kualitasnya di depan.”

Ancelotti telah membahas segala kekhawatiran tentang performa penyerangnya dan menjelaskan mengapa dia yakin Everton belum menciptakan banyak peluang untuk penyerang mereka dalam beberapa pertandingan terakhir.

Striker 24 tahun itu menjadi pencetak gol terakhir saat timnya beraksi di Liga Primer Inggris dalam kekalahan 2-1 dari Burnley sebelum jeda internasional.

Namun, itulah satu-satunya gol Calvert-Lewin dalam enam pertandingan di semua kompetisi untuk klubnya - meskipun ia mencetak dua gol melawan San Marino untuk tim nasional Inggris bulan lalu.

“Saya pikir dalam sepuluh pertandingan berikutnya, juga dengan fakta bahwa James sudah kembali, kami pasti akan memiliki lebih banyak peluang di depan,” jelas pelatih asal Italia tersebut.

Calvert-Lewin telah membuktikan dirinya secara klinis di dalam kotak enam yard selama kampanye sejauh ini. Dan di situlah Ancelotti ingin melihat strikernya tersebut unggul, ketimbang mencetak gol dari luar kotak penalti.