Ekonomi

Analis: Larangan Ekspor China ke Taiwan Bagaikan Lempar Batu ke Kaki Sendiri

Para analis banyak yang berpendapat bahwa hal tersebut memang menargetkan Partai Progresif Demokratik pro-kemerdekaan Taiwan


Analis: Larangan Ekspor China ke Taiwan Bagaikan Lempar Batu ke Kaki Sendiri
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan dia memiliki keyakinan bahwa AS akan membantu mempertahankan wilayah Taiwan dariserangan China (Al Jazeera)

AKURAT.CO, Kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi ke Taiwan memperburuk situasi antara China dan Taiwan, hal tersebut terbukti menjadi nyata karena China mulai melarang buah-buahan dari Taiwan dan menahan ekspor pasir ke Taiwan.

Selain itu, kunjungan Pelosi juga serentak dengan tentara China yang mulai melakukan serangkaian latihan di dekat selat, dan di barengi oleh penjatuhan sanksi ekonomi ke Taiwan.

Para analis banyak yang berpendapat bahwa hal tersebut memang menargetkan Partai Progresif Demokratik pro-kemerdekaan Taiwan untuk menahan ekspornya yang bernilai tinggi serta berhentikan investasi langsung sebagai langkah terakhir agar Taiwan bisa jinak kembali ke China.

baca juga:

“Perusahaan (Taiwan) adalah bagian integral dari rantai nilai Tiongkok sehingga menjadi sulit untuk memberikan terlalu banyak tekanan pada rute perdagangan tersebut,” ujar Zennon Kapron, direktur firma riset industri keuangan Kapronasia yang berbasis di Singapura.  

Sedangkan analis lain, Tai Jingzhou memberikan pendapatnya bahwa sanksi ekonomi yang diberikan oleh China sendiri sebenarnya merupakan pisau bermata dua, karena pembatasan tersebut hanya akan menyulitkan negeri panda itu sendiri.

“ Namun, kunjungan Pelosi mungkin akan mendorong China untuk membatasi impor tertentu dari Taiwan dan AS, tetapi saya pikir pembatasan seperti itu akan sangat terbatas,” tuturnya yang juga seorang arbiter internasional yang telah berpraktik di Beijing, Hong Kong, dan London.  

Tao juga mengungkapkan, AS juga mungkin meningkatkan langkah-langkah pengendalian ekspor untuk teknologi dan juga meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas perusahaan China di AS.  

"Kunjungan ini akan semakin memperburuk hubungan AS-China secara keseluruhan," tambahnya.

Sesuai dengan targetnya, China mungkin akan menyerang pertanian dan pabrik kecil di bagian selatan Taiwan di mana Partai Progresif Demokratik Presiden Tsai Ing-wen memiliki suara terkuatnya.

Sumber: South China Morning Post (SCMP)