Ekonomi

Anak Usaha Pupuk Indonesia Terima Sertifikat SMP Obvitnas dari Mabes Polri

PKT: Audit SMP Obvitnas sangat penting dilakukan untuk meningkatkan upaya serta langkah strategis PKT dalam mengeliminasi potensi ancaman maupun gangguan.


Anak Usaha Pupuk Indonesia Terima Sertifikat SMP Obvitnas dari Mabes Polri
PT Pupuk Kalimantan Timur (Puuk Kaltim/PKT) secara resmi menerima Sertifikat Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Vital Nasional (Obvitnas) dari Mabes Polri, pasca audit yang dilaksanakan tim auditor SMP Obvitnas pada Oktober 2021 lalu. (Humas Pupuk Indonesia )

AKURAT.CO, PT Pupuk Kalimantan Timur (Puuk Kaltim/PKT) secara resmi menerima Sertifikat Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Vital Nasional (Obvitnas) dari Mabes Polri, pasca audit yang dilaksanakan tim auditor SMP Obvitnas pada Oktober 2021 lalu.

Sertifikat diserahkan langsung oleh Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Priyo Widyanto, didampingi Dirpamobvit Baharkam Polri Brigjen Pol Suhendri dan diterima oleh Direktur Keuangan dan Umum PKT Qomaruzzaman, di Hotel Horison Ciledug Tangerang Banten, pada Rabu (19/1/2022). 

Qomaruzzaman mengatakan hasil audit tersebut menetapkan implementasi SMP Obvitnas PKT dengan capaian skor 96,27 klasifikasi Gold dan telah memenuhi standar pengamanan, sesuai Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2019 tentang Sistem Manajemen Pengamanan, yang merupakan tindaklanjut Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Obvitnas.

baca juga:

Audit tersebut bersifat final, dimana tim auditor telah memastikan seluruh hasil verifikasi sebelumnya tidak memiliki temuan baru dalam mengantisipasi serta mengeliminasi potensi risiko dan gangguan yang bisa terjadi.

"Audit SMP Obvitnas sangat penting dilakukan untuk meningkatkan upaya serta langkah strategis PKT dalam mengeliminasi potensi ancaman maupun gangguan, sehingga keamanan Perusahaan dapat dikelola dan dicegah secara sistematis,” ujar Qomaruzzaman, Jumat (21/1/2022).

Pada prosesnya, audit yang dilaksanakan mencakup seluruh tahapan sesuai Peraturan Kapolri nomor Nomor 7 Tahun 2019, mulai dari Bintek yang terdiri dari 3 tahapan, yakni Supervisi, Asistensi dan Verifikasi, hingga penyelenggaraan final audit dan klarifikasi dengan objek audit meliputi verifikasi dokumen, serta peninjauan implementasi SMP di lapangan. 

Seiring diraihnya sertifikat SMP Obvitnas, Qomaruzzaman memastikan aspek pengamanan merupakan prioritas utama PKT, guna menjaga operasional Perusahaan tetap berjalan baik dan lancar. Implementasi sistem manajemen pengamanan sesuai Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2019, juga menjadi bukti komitmen PKT dalam mencapai kinerja pengamanan secara optimal di lingkungan Perusahaan. Klasifikasi Gold pun diharap meningkatkan kepercayaan konsumen di dalam dan luar negeri terhadap PKT, termasuk respon positif para investor hingga pengamat keamanan nasional.

Program yang dijalankan PKT terkait implementasi SMP Obvitnas berupa penerapan Electronic Security Sistem (ESS), sangat membantu kegiatan pengamanan Perusahaan dengan pembatasan akses bagi pihak yang tidak berkepentingan. Selanjutnya penerapan Command Center sebagai pusat komando piket selama 24 jam, mengikuti perkembangan teknologi yang berguna untuk pengembangan sistem pengamanan secara kontinyu, serta melakukan program peningkatan kompetensi anggota satuan pengamanan, agar memiliki wawasan luas terkait tugas dan tanggungjawab yang dijalankan.

"PKT juga melakukan kegiatan yang sifatnya menunjang kinerja anggota satuan pengaman, seperti pelatihan dan training. Selain meningkatkan kepedulian seluruh insan Perusahaan dengan memberikan kesadaran bahwa keamanan menjadi tugas bersama,” lanjut Qomaruzzaman.