Ekonomi

Anak Raja Salman Borong Saham Perusahaan Energi Rusia, Kok Ndak di Sanksi?

Dalam cuitan Kingdoms Holdings, tercatat investasi yang dilakukan oleh perusahaan investasi tersebut menggelontorkan dana sebesar USD 3,4 miliar

Anak Raja Salman Borong Saham Perusahaan Energi Rusia, Kok Ndak di Sanksi?
Logo perusahaan minyak Gazprom Neft terlihat di stasiun pompa bensin di Moskow, Rusia. (REUTERS/Maxim Zmeyev)

AKURAT.CO Perusahaan milik Kerajaan Arab Saudi, Kingdoms Holdings menyatakan bahwa mereka menggelontorkan sejumlah dana untuk berinvestasi ke grup emiten saham energi Rusia, yaitu Gazprom, Rosneft dan Lukoil pada 22 Februari dan 22 Maret lalu.

Hal ini sangat mengejutkan, mengingat banyak negara-negara Barat yang menjatuhkan sanksi kepada seluruh perusahaan energi Rusia akibat adanya invasi ke Ukraina pada 24 Februari silam, yang lebih mengejutkan lagi, holding perusahaan tersebut baru mengumumkannya sekarang setelah dunia sedang mengalami ketidakpastian global.

Dalam cuitan Kingdoms Holdings, tercatat investasi yang dilakukan oleh perusahaan investasi tersebut menggelontorkan dana sebesar USD 3,4 miliar, dan merupakan program investasi berkelanjutan dalam jangka waktu tiga tahun.

baca juga:

Selain itu, mereka juga merinci berapa banyak uang yang dikeluarkan untuk berinvestasi ke perusahaan energi milik Rusia tersebut, antara lain;

Kingdom Holding mengatakan pihaknya menginvestasikan 1,37 miliar riyal (Rp 5,3 triliun) di Gazprom dan 196 juta riyal (Rp769 juta ) di Rosneft pada 22 Februari, dan 410 juta riyal (Rp 1,6 miliar) di Lukoil dari 22 Februari hingga 22 Maret.

Kingdom Holdings sendiri merupakan perusahaan ekuitas yang berdiri secara independen di Arab Saudi,  dan mencatatkan Dana Investasi Publik (PIF) sebesar 16,87% saham di perusahaan pada bulan Mei 2022.

Lebih lanjut, Arab Saudi dan Rusia sendiri merupakan pemimpin dari OPEC+ Group, sebuah organisasai yang dibentuk pada tahun 2017 antara organisasi negara - negara pengekspor minyak bumi (OPEC) dan produsen sekutu-sekutu Barat.

Untuk diketahui bersama, Kingdom Holdings adalah sebuah perusahaan yang berbasis di Riyadh, Arab Saudi, yang mana perusahaan ini dibentuk oleh anak Raja Salman, Pangeran Al-Waleed Bin Talal. Perusahaan ini juga masuk dalam listing di Saudi Stock Exchange.

Kingdom Holdings merupakan perusahaan investasi yang masuk 'palugada' alias punya semuanya, mereka masuk ke dalam sektor jasa keuangan, real estat, pariwisata dan perhotelan, media, hiburan, petrokimia, penerbangan dan teknologi. Selain itu, perusahaan milik Pangeran Talal ini juga mendongkrak kekayaan Kerajaan.

Selain itu, perusahaan punya kerajaan Arab Saudi ini juga merupakan investor terbesar di wilayah Afrika sub-Sahara, yang dikelola oleh anak perusahaannya yaitu Kingdom Africa Management. Perusahaan milik kerajaan ini dijalankan oleh J. Kofi Bucknor dan berfokus pada investasi ekuitas pertumbuhan dan ekonomi berbasis teknologi.[]