Lifestyle

Anak Laki-laki Main Boneka, Gak Usah Khawatir ya Mom

Permainan "pura-pura" dengan boneka memiliki banyak dampak positif untuk anak. Jadi, Mom tidak perlu melarang anak laki-lai untuk main boneka.


Anak Laki-laki Main Boneka, Gak Usah Khawatir ya Mom
Anak laki-laki bermain boneka (FORBES)

AKURAT.CO, Mom mungkin sering memberikan anak mainan berdasarkan jenis kelamin. Anak perempuan diberi barbie dan boneka sedangkan anak laki-laki diberi mainan mobil-mobilan. Bahkan tak jarang ada orang dewasa yang meledek anak laki-laki bermain dengan barbie atau boneka, dan menikmati permainan "pura-pura."

Tapi, tahukah Mom bahwa permainan "pura-pura" dengan boneka dapat membantu anak mengembangkan kedewasaan emosional, empati, komunikasi, dan keterampilan memecahkan masalah, baik untuk anak perempuan maupun laki-laki?

Ya, memiliki akses ke berbagai jenis mainan terlepas dari jenis kelamin mereka sangat bagus untuk perkembangan anak, terutama di usia tiga sampai empat tahun. Pasalnya, usia tersebut anak sangat suka mengeksplorasikan banyak hal dan senang permainan imajinatif atau peran. Bermian boneka pada anak laki-laki juga akan melindungi Si Kecil dari kebiasaan untuk mendiskriminasi gender.

"Sebenarnya, nggak perlu ya terlalu mengkotak-kotakan antara anak perempuan dan laki-laki karena menurut saya semakin lama pemikiran mereka semakin berkembang sesuai dengan imajinasi mereka. Biarkan mereka berimajinasi tapi tetap mendampingi mereka agar tidak keluar batas ketika berusaha mengembangkan daya kreativitasnya," kata Psikolog anak Ajeng Raviando, Psi.

Jadi, Mom tidak perlu melarang anak laki-laki untuk bermain boneka. Apalagi anak di usia sekitar 3-4 tahun.

Hal senada pun disampaikan Psikolog Perkembangan Anak dan Play Therapist, Mayke S Tedjasaputra, psikolog Rika Ermasari, S.Psi, Ct, CHt dari Brawijaya Women and Children Hospital

Berikut Akurat.co rangkum beberapa manfaat bermain boneka untuk Si Kecil yang mungkin belum Mom ketahui, Selasa, (27/7/2021): 

Kematangan emosi

Anak-anak yang tumbuh besar bermain dengan boneka ternyata lebih baik dan pengertian tentang dunia di sekitar mereka. Dengan bermain boneka, anak dapat bereksperimen dalam menjalani kehidupan sehari-hari dan belajar bagaimana menghadapi situasi pada tingkat mereka sendiri. Mereka mengembangkan kedewasaan emosional saat merawat dan terhubung dengan boneka, dan menghadapi situasi di dunia nyata. 

Keterampilan sosial

Boneka adalah alat yang hebat yang dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial dan komunikasi anak.  Sebab, anak-anak biasanya bermain dengan boneka dengan teman dan keluarga. Selain itu, Si kecil juga belajar bagaimana berinteraksi dengan orang lain dan menghadapi hal-hal di dunia nyata.

Ya, pada dasarnya boneka adalah mainan yang bersifat interaktif yang akan mendorong perkembangan kognitif anak.

Jelajahi berbagai hobi dan kehiatan

Boneka yang berbeda biasanya datang dengan latar belakang yang berbeda. Alhasi Si Kecil pun dapat belajar tentang berbagai kegiatan dan hobi yang dapat dieksplorasi. Jadi, mereka tidak hanya terpaku pada satu hal saja. Ini sangat baik untuk pengembangan mereka secara keseluruhan.

Memperluas imajinasi

Mom pasti pernah mendengar Si Kecil mengatakan bahwa boneka mereka sakit dan dia hanya akan sembuh ketika mereka menyelamatkan boneka dari naga. Mom, bermain dengan boneka dan permainan "pura-pura" akan merangsang imajinasi Si Kecil. Boneka berinteraksi dengan pikiran dan mendorong mereka untuk berpikir tentang berbagai situasi dan memperluas imajinasi.

Itulah beberapa manfaat bermain boneka. Kapankah Mom harus khawati?  Alan Greene, MD, dokter anak di Stanford University School of Medicine menyatakan apabila anak sudah tidak tahu  jenis kelaminnya sendiri pada ulang tahun ketiga, lebih suka memakai pakaian lawan jenis atau secara konsisten mengatakan bahwa lebih suka menjadi lawan jenis dibandingkan gendernya saat ini.  Oleh sebab itu, Mom juga harus selalu mendampingi anak dalam bermain.[]