Lifestyle

Anak Aktif, Tanda Cerdas atau Mengidap ADHD?

Si kecil sangat aktif dalam kesehariannya? Tenang Ayah dan BUnda, menurut beberapa ahli, anak tidak bisa diam tandanya cerdas tapi waspadai gejala ADHD


Anak Aktif, Tanda Cerdas atau Mengidap ADHD?
Ilustrasi anak-anak tengah bermain (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Si kecil sangat aktif dalam kesehariannya? Tenang Ayah dan Bunda! Menurut beberapa ahli, anak yang tidak bisa diam tandanya cerdas, lho.

Sebuah publikasi tahun 2010 dari peneliti asal Columbia, Charles Basch, mengungkapkan bahwa olahraga dan aktivitas fisik anak seperti bermain, bisa meningkatkan pertumbuhan sel otaknya.

Sebab, olahraga bisa membantu menjaga aliran darah ke seluruh tubuh sehingga memaksimalkan oksigen ke otak anak. Inilah yang menjadi alasan anak tidak bisa diam, tandanya cerdas.

Selanjutnya, menurut Penulis dari Spark: The Revolutionary New Science of Exercise and the Brain yakni Dr. John Ratey, mengungkapkan hal serupa. Terdapat hubungan antara aktivitas fisik anak dengan perkembangan otaknya.

John Ratey mengungkapkan bahwa saat anak bergerak aktif, tubuhnya mengeluarkan protein yang disebut Brain Derived Neurotrophic Factoratau BDNF. Senyawa protein ini meningkatkan sirkuit sel dan meningkatkan kecepatan sinyal di otak, yang baik bagi kesehatan sarafnya.

Bila aktivitas gerak anak dilakukan lebih teratur dan disertai stimulasi musik seperti senam aerobik, manfaatnya bisa lebih dirasakan. 

Oleh akrena itu, Peneliti dari University of British Columbia, mengungkapkan bahwa aktivitas aerobik bisa meningkatkan ukuran hippocampus anak, yang merupakan bagian otak yang berfungsi menyimpan memori verbal dan pembelajaran anak di sekolah.

Secara langsung, anak bisa menyalurkan perilaku aktifnya bisa lebih sehat dari segi fisik, yang akhirnya juga memengaruhi penerimaan informasi dalam belajar. 

Walau perilaku aktif anak seringkali membuat khawatir, sebaiknya orangtua tidak perlu merasa terlalu was-was. Memang, aktifnya seorang anak seringkali diasosiasikan dengan kondisi Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau dikenal sebagai ADHD.

Namun, tidak semua anak aktif itu mengidap ADHD, sehingga sebaiknya Bunda perlu mengetahui perbedaannya. 

Memang, tidak ada tanda-tanda sangat spesifik pembeda antara anak aktif dan anak mengalami ADHD. Namun, sebaiknya Ayah dan Bunda mewaspadai gejala yang umum terjadi ADHD pada perilakunya, antara lain:

  • Kesulitan bermain dengan tenang.
  • Berbicara berlebihan dan sangat sering, hingga mengganggu.
  • Mudah terganggu oleh orang lain.
  • Tidak bisa mendengarkan orang lain.
  • Sering gelisah.
  • Mengganggu orang lain.
  • Jarang menyelesaikan tugas.

Jika anak mengalami gejala tersebut, konsultasikan dahulu kepada dokter anak untuk diobservasi lebih lanjut.[]