Olahraga

An Se-Young, Bocah Ajaib dari Gwangju Merajai Bali

An Se-Young, Bocah Ajaib dari Gwangju Merajai Bali
Pebulutangkis asal Korea Selatan, An Se-Young, selepas memastikan gelar juara Final BWF World Tour 2021 di Bali, Minggu (5/12). (BADMINTON PHOTO/Erika Sawauchi)

AKURAT.CO, An Se-Young baru berusia 17 tahun ketika mencuri perhatian di Prancis Terbuka 2019. Ketika itu, pebulutangkis tunggal putri asal Korea Selatan tersebut meraih gelar juara dengan mengalahkan juara Olimpiade Rio 2016 asal Spanyol, Carolina Marin, di final.

Sejak itu, Se-Young masuk dalam daftar atlet yang diperkirakan bakal menjelma sebagai pebulutangkis elite di masa depan. Usai menjuarai Prancis Terbuka, tahun itu An Se Young juga menjadi juara di Korea Masters dengan mengalahkan rekan senegara mantan pebulutangkis ranking dua dunia, Sung Ji-Hyu.

Namun, perkembangan Se-Young sempat tertahan di tahun 2020 terdampak pandemi meski ia memulainya dengan cukup baik. Tampil di Thailand Masters pada akhir Januari, Se-Young, menjadi runner-up setelah dikalahkan andalan asal Jepang, Akane Yamaguchi, di partai final.

baca juga:

Indikasi yang menunjukkan bahwa Se-Young benar-benar punya potensi untuk bersaing di level elite mewujud setelah ia mencapai final di empat turnamen beruntun dalam kurang dari satu setengah bulan terakhir.

Merebut final Denmark Terbuka dikalahkan Yamaguchi pada 24 Oktober lalu, semifinal di Prancis di pekan berikutnya, dan menyapu gelar di tiga turnamen yang dihelat di Bali pada tiga pekan terakhir dengan mengalahkan lawan sekelas Yamaguchi, Ratchanok Intanon, dan Pusarla V Sindhu di final.

Lahir di Gwangju, Korea Selatan, 5 Februari 2002, Se-Young memang memang lebih “matang” dari rekan-rekan sebayanya. Se-Young direkrut ke tim nasional ketika masih berada tahun pertama di sekolah menengah pertama.

Di usia 15 tahun, Se-Young sudah terdaftar sebagai bagian dari Tim Nasional Putri Korea Selatan di Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Ketika itu, Se-Young membantu timnya meraih medali perunggu.

Se-Young juga sadar bahwa ia dilihat sebagai orang yang dewasa oleh orang-orang di sekitarnya. Namun, Se-Young mengatakan bahwa ia tetaplah atlet yang masih berusia belasan.

“Orang-orang bilang bahwa saya dewasa, tetapi saya tahu saya masih muda. Ketika saya bermain, itu adalah proses belajar,” kata Se-Young sebagaimana dipetik dari laman BWF.

Tahun belum berakhir bagi Se-Young karena ia masih punya peluang menyempurnakan capaiannya dengan gelar di Kejuaraan Dunia 2021 yang akan digelar di Huelva, Spanyol, 12-19 Desember mendatang.[]