Welas Asih Islam Kepada Pemeluk Agama Lain



By Lufaefi

Di setiap masjid selalu disediakan kitab suci Alquran untuk dibaca oleh para umat, seperti di masjid Istiqlal disediakan puluhan Al Quran, Selasa (6/6). Bulan yang penuh berkah ini dimanfaatkan umat islam untuk memperbanyak kegiatan amal baik seperti membaca kitab suci Alquran baik di masjid ataupun di rumah.

AKURAT.CO, Islam adalah agama yang memiliki ciri kasih sayang. Eksistensinya tidak untuk meruntuhkan agama-agama di luar Islam. Sosok Nabi Muhammad sebagai Nabi yang diutus oleh Allah SWT menghormati semua pemeluk agama. Bahkan ketika di Madinah, Nabi Muhammad berjuang bersama pemeluk-pemeluk agama untuk mencapai cita-cita kemajuan bangsa.

Allah SWT dalam salahs atu ayat-Nya berfirman:

لا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

baca juga:

Artinya: “Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.”

Rasulullah adalah pribadi yang welas asih bukan hanya kepada sesama pemeluk agama Islam, akan tetapi juga welas kepada pemeluk agama selain Islam. Bahkan, Rasulullah pernah bersabda:

من آذى ذميا فأنا خصمه ومن كنت خصمه خصمته يوم القيامة

Barang siapa menyakiti kafir zimmi maka aku adalah musuhnya. Dan siapa saja menjadi musuhku maka kelak akan menjadi musuhku di hari kiamat.

Hadis ini bukan bermaksud bahwa Nabi Muhammad hendak memusuhi umatnya. Akan tetapi beliau mengingatkan agar sesama umat manusia harus menjalin persatuan dan saling kasih sayang. Hadis ini memberi pesan bahwa perpecahan dan permusuhan amat tidak disukai Nabi.

Suatu hari ketika beliau hijrah ke Madinah, di mana kemudian beliau menjadi pemimpin Madinah, beliau tidak mengusir orang-orang Yahudi yang ada di sana. Beliau justru memberikan perlindungan dan segala hak mereka dalam menjalankan kehidupan di Madinah.

terkait