Ternyata Baby Vega jadi Alasan Viktor Axelsen Bisa Tampil Dominan

Kehadiran putrinya, Vega, di setiap turnamen mampu membuat Axelsen mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

By Dian Eko Prasetio

Pebulu tangkis tunggal putra Denmark Viktor Axelsen melakukan selebrasi usai bertanding melawan Pebulu tangkis tunggal putra China Zhao Jun Peng dalam pertandingan final East Ventures Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, (19/6/2022).

AKURAT.CO, Pebulutangkis peringkat satu dunia, Viktor Axelsen tengah berada di puncak kejayaan kariernya. Tunggal putra asal Denmark itu bahkan mengungkapkan kunci penampilan dominannya sepanjang musim ini.

Axelsen menyebut kehadiran kekasihnya, Natallia Koch Rohde dan putrinya Vega di setiap turnamen mampu membuatnya mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

"Rasanya luar biasa. Rasanya istimewa ketika Anda memiliki orang terdekat di sebelah Anda ketika Anda menang," kata Axelsen jelang tampil di Malaysia Terbuka 2022 dilansir dari The Star.

baca juga:

"Untuk dapat membawa Vega dan Natalia dan keluarga saya, terutama menggendong anak saya di podium di dua turnamen terakhir di Indonesia adalah hal yang sangat istimewa."

Dukungan keluarga begitu terlihat saat Axelsen merayakan gelar Indonesia Masters dan Indonesia Terbuka beruntun dalam dua pekan terakhir. Dia bahkan menggendong Vega naik ke podium selama dua kemenangan tersebut.

Semangat Axelsen semakin tinggi saat dirinya mempersiapkan diri jelang Malaysia Terbuka dengan didampingi keluarganya. Turnamen ini menjadi kesempatan Axelsen meraih gelar juara ketiga beruntun di Axiata Arena.

"Saya senang berada di Malaysia dan kali ini keluarga saya bersama saya," jelas Axelsen.

"Ini pertama kalinya mereka di sini dan bagus untuk berjalan-jalan dan menikmati Malaysia sejenak tanpa memikirkan persaingan segera. Mereka sangat menikmatinya sejauh ini."

"Saya akan mencoba melakukan hal yang sama (membawa Vega ke podium) jika saya menang di sini."

Jika dia bisa memenangkan gelar di Malaysia Open tahun ini, maka Axelsen akan mengulangi pencapaian 15 tahun lalu oleh pendahulunya, Peter Gade.

Namun, Axelsen tak mau gegabah memprediksi dirinya sendiri, karena akan ada pemain top dunia yang sama-sama mengincar gelar di Axiata Arena.

"Saya merasa baik dengan penampilan saya baru-baru ini. Tidak mudah memenangkan turnamen back-to-back karena membutuhkan banyak energi mental dan fisik," ujar Axelsen.

"Ada begitu banyak pemain bagus lainnya di tur dan saya beruntung melakukannya dengan sangat baik di turnamen baru-baru ini."

"Jadi, jeda satu minggu ini bisa saya gunakan untuk memulihkan diri. Saya sedang berjuang untuk pulih sebelum tampil lagi di Malaysia Terbuka."

Viktor Axelsen pekan lalu memastikan juara Indonesia Terbuka 2022 usai menaklukkan Zhao Jun Peng dari China, 21-9, 21-10 dalam final tunggal putra di Istora Senayan, Minggu (19/06/22).

Ini merupakan gelar back-to-back Axelsen di turnamen Super 1000 yang digelar di Indonesia setelah pada 2021 dia menjadi juara usai mengalahkan 'muridnya' Loh Kean Yew.

Kemenangannya di Indonesia Terbuka 2022 juga membuat Axelsen hampir menyapu bersih final Super 1000 dengan kemenangan, terhitung sejak tahun 2020.

Pada tahun 2020, Axelsen menjuarai All England, Thailand Terbuka I dan Thailand Terbuka II secara berturut-turut. Kemudian pada tahun 2021, ayah satu anak ini juga memenangkan All England, Denmark Terbuka, dan Indonesia Terbuka.

Sementara di tahun ini, Axelsen sudah lebih dulu memenangkan All England pada Maret lalu dengan mengalahkan Lakhsya Sen sebelum membungkus gelar Indonesia Terbuka kemarin.

Axelsen berpeluang menyamai torehannya selama dua tahun berturut-turut jika dia mampu memenangkan ajang Super 1000 berikutnya di China Terbuka (29 November – 4 Desember) mendatang.

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com

terkait