Suka Musik Jadul, Fiko Nainggolan Ciptakan Lagu Berjudul Debar Asmara

Fiko Nainggolan mengaku bersyukur mengenal label Dumeca Records

By Riandar Fata Hudaya

Fiko Nainggolan

AKURAT.CO, Salah satu penyanyi yang cukup lagi dibicarakan banyak orang, ialah Atanasius Feriko Triantoro atau akrab disapa Fiko. Bukan hanya sebagai penyanyi, pemilik nama panggung Fiko Nainggolan itu rupanya juga menciptakan lagu-lagu, salah satunya berjudul Debar Asmara. Lagu yang bernuansa antara era “80s to 90s” yang rilis pada era sekarang itu cukup disukai para penikmat musik. 

Fiko sebelumnya pun sudah memperdengarkan hasil karyanya tersebut dengan jalur “do it with your selft” (independent). Untuk mengetes lagu ciptaannya, Fiko mencoba ke radio-radio di kotanya berasal yakni Cirebon.

Rupanya setelag dishare ke beberapa radio, beberapa minggu kedepan mendapat hasil yang luar biasa. Hasilnya yakni orang banyak mendengar dan merequest lagu tersebut pada jam-jam tertentu. Intinya lagu debar asmara cukup lumayan mendapat respon bagus di radio-radio tersebut.

baca juga:

Lagu “Debar Asmara" ini sebenarnya menceritakan tentang dua insan (pria & wanita) yang bertemu pertama kali di suatu pesta.  Dimana mereka saling tatap, namun malu-malu dan hanya lewat kode-kode saja. Sehingga dikatakan lagu tersebut cocok bagi dua insan yang saling menyukai namun malu untuk mengungkapkannya. 

Fiko Nainggolan

"Pesan lagu ini adalah, kalau kita bertemu dengan orang baru yang kita suka, langsung saja dekati dengan cara yang halus, Karena kita tidak tau kapan ketemu dia lagi," kata lelaki yang mengaku pengagum berat Chrisye itu. 

Fiko mengaku membuat lagu tersebut karena terinspirasi dari lagu diskoria feat Dian Sastrowardoyo. Kenapa? karena tipe lagu tersebut membuat, Fiko teringat ketika masih sekolah dasar dulu.

Fiko mengatakan dirinya teringat saat orangtua membangunkannya untuk sekolah. Ia ingat betul  orangtuanya mendengarkan lagu-lagu era 80an - 90an di ruang tamu dengan keras, agar anak-anaknya bangun sekolah. Karena itu Fiko merasa secara tidak langsung lagu-lagu tersebut jadi didengarnya setiap hari dan langsung suka. 

"Jadi pada dasarnya dia memang suka lagu-lagu lawas, namun Diskoria mampu menumbuhkan memori tersebut. Sehingga Fiko tergerak untuk membuat lagu-lagu yang kurang lebih setipe. Yaitu lagu Indonesia lama dengan dibalut nuansa sekarang atau kekinian," jelas Fiko.

Terkait penggarapannya, Fiko mengatakan proses rekamannya dibantu rekannya Raditya Joko Bramantyo yakni selaku produser musik. 

"Kalau lagu sih saya yang menciptakan sendiri. Proses rekamannya hanya sehari kok. Berlokasi di studio musik syaelendra, ini salah satu studio paling lama di indonesia. Sengaja take disitu agar dapat vibes jadulnya juga. Untuk proses mixing mastering dibantu oleh idola saya, mas jawa maliq & the essential, sedangkan Untuk proses produksi dari workshop sampe rekaman, kurang lebih 3 sampai 4 harian," beber Fiko. 

Lalu, Fiko melanjutkan untuk mixing mastering dilakukan selama kurang lebih seminggu. Namun mengingat ketat-nya peraturan pemerintah terkait kebijakan pelarangan aktivitas di luar, maka terjadi pula perubahan konsep untuk Music Video dari Debar Asmara. Jadi- proses pembuatan video music tersebut hanya dilakukan studio shooting “Dumeca Pictures”.

Fiko Nainggolan

"Nah, Sebenernya saya membuat lagu ini bisa dibilang cepat, hanya kurang lebih sehari. Jadi saya membuat nadanya dulu, lalu saya sempurnakan dengan lirik. Yang menarik biasanya saya agak lama untuk membuat lirik, karena menyesuaikan nada atau patahan-patahan kalimatnya," tambah Fiko. 

"Tapi khusus lagu “Debar asmara” lancar lancar saja. Jadi proses membuat liriknya saat saya lagi semedi di wc (toilet), dan gak tau kenapa tiba-tiba saya lancar saja nulis lirik lagu ini di handphone. Menurut saya ini magic moment yang susah diulang lagi hehehe tegas nya FIKO sambil tertawa," lanjut Fiko.

Lewat karya Debar Asmara, Fiko diketahui bernaung di DUMECA RECORDS, milik aktor Ferry Ardiansyah. Sebelumnya, Fiko rupanya membuatkan lagu untuk Aldiv yakni juga artis di Dumeca Records berjudul “tinggalkan rasa”. 

"Dari situ saya jadi sering ketemu team Dumeca Records dan mereka ternyata mendengarkan lagu-lagu terbaru saya (solo project) yang ada di spotify. Mereka tertarik dengan lagu "Debar Asmara" . Lalu Bang Ferry Ardiansyah meminta saya untuk revisi beberapa part & re Mastered lagu ini kembali dengan kualitas yang lebih proper dengan nama baru "Fiko Nainggolan," kata Fiko. 

Sebagai pendatang baru, Fiko berjanji akan terus berkarya dan memajukan industri musik Tanah Air. Tentunya dengan persembahan karya-karya yang berkualitas.[]

terkait