Soal Ayat 291 Surat Al Baqarah, Annisa Pohan: Mohon Maaf, Ada Salah Ketik 

Annisa mengutip Ayat 291 Surat Al Baqarah padahal Surat Al Baqarah hanya terdiri atas 286 ayat

By Ade Mulyana

Annisa Pohan. Foto Akurat.co/Agussalim

AKURAT.CO, Annisa Pohan meminta maaf dan menyampaikan klarifikasi terkait cuitannya yang mengutip Surat Al Baqarah. Sebelumnya Annisa menyinggung ihwal kekejaman fitnah dengan mengutip Surat 2, Al Baqarah, ayat 291.

"Mohon maaf tweet sebelumnya dihapus karena ada salah ketik (tertulis 291, seharusnya 191)," tulis Annisa Pohan di akun twitternya @AnnisaPohan, Senin (26/7/2021) pada pukul 14.23 WIB. 

Permintaan maaf itu disampaikan terkait kekeliruan yang dicuit oleh Annisa sehari sebelumnya. Pada cuitan sebelumnya, istri Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono itu menulis kekejaman fitnah disebutkan dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 291. Padahal, Surat Al Baqarah hanya terdiri atas 286 ayat.

baca juga:

"Terima kasih kepada teman-teman yg telah mengingatkan saya dg baik. Mohon maaf jika ada yg tidak berkenan," tulis Annisa.

Belakangan Annisa Pohan kerap menuliskan cuitan yang dikutipnya dari Alquran. Namun cuitannya justru menuai komentar pedas karena salah menyebut nomor ayat.

Annisa menyinggung ihwal kekejaman fitnah yang menurutnya tertera dalam Surat Al Baqarah Ayat 291. Padahal, surat Al Baqarah hanya terdiri dari 286 ayat.

Menanggapi kesalahan Annisa, tagar #Ayat pun digaungkan warganet. Pantauan redaksi pukul 16.30 WIB tagar ini masuk 5 trending topic teratas di Indonesia.

"Mbak annisa, jumlah ayat pada surat Al Baqarah itu cuma 286 ayat mbak. Gak nyampe 291," tulis warganet.

"Ceritanya mau jadi ustadzah tapi salah kutip jumlah ayat surat Al Baqarah hmmm belajar yg bener dulu neng entar malah jadi pitnah buat sendiri," cuit warganet lain.

Warganet lain berkomentar, "Ayat aja di mark up ya..yaaa ampun kebangetan bngt sih."

Namun tak sedikit warganet yang membela Annisa. Terutama setelah Annisa meminta maaf dan menyampaikan klarifikasi.

"Nggak apa kak, namanya manusia ya tempatnya salah dan khilaf, dan manusia yg paling baik itu yg mau mengakui kesalahannya," tulis salah satu warganet.

"Lebih baik sering menyampaikan kebenaran walau kadang terselip kekeliruan dibanding tiap hari menyampaikan keburukan tapi seolah-olah dianggap kebenaran. Semangat mba Annisa.." sahut warganet lain.

"Mantap Mbak. Dengan rendah hati Mbak berani meminta maaf. Ada juga pemimpin tertinggi yg acap kali salah ketik, gak pernah sekalipun maaf terucap. Mbak jadi contoh yg baik bagi masyarakat dalam bermedia sosial. Salah itu biasa, yg berani minta maaf itu yg luar biasa," puji warganet lain.[]

terkait