Rombak Susunan Direksi, LinkAja Bakal Fokus ke Bisnis Model Dua Sisi

LinkAja menunjuk Yogi Rizkian Bahar menjadi Direktur Utama setelah posisi tersebut kosong sejak ditinggalkan oleh Haryati Lawidjaja.

By Andi Syafriadi

Tampilan Aplikasi LinkAja

AKURAT.CO PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) menunjuk Yogi Rizkian Bahar menjadi Direktur Utama setelah posisi tersebut kosong sejak ditinggalkan oleh Haryati Lawidjaja.

Penunjukan Yogi tersebut dilakukan pada saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dihelat pada Selasa (21/6/2022).

Adapun susunan baru direksi LinkAja diisi oleh Yogi Rizkian Bahar selaku Direktur Utama, Widjayanto selaku Direktur Operasi, M Rendi Nugraha selaku Direktur Marketing, Andri Qiantori selaku Direktur Teknik, dan Reza Ari Wibowo selaku Direktur Keuangan dan Strategi.

baca juga:

RUPST tersebut juga membicararakan strategi bisnis baru LinkAja yang akan memfokuskan diri ke bisnis model dua sisi (two-sided business model), yaitu tidak hanya menghadirkan layanan solusi finansial bagi konsumen Indonesia, namun juga menyediakan solusi finansial end-to-end bagi rantai pasok (supply chain) baik digital maupun tradisional, terutama yang berada di dalam ekosistem BUMN

"Dengan strategi model bisnis ini, LinkAja optimis akan mencapai akselerasi pertumbuhan bisnis yang optimal dan memberikan manfaat yang maksimal bagi para pemegang saham serta masyarakat Indonesia," dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (24/6/2022).

LinkAja pertama kali hadir di tahun 2019 melalui sinergi bersama sepuluh perusahaan BUMN yang bersama-sama ingin mendorong inklusi keuangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Pada tahun ketiganya, di samping terus mengembangkan layanan finansial digital bagi konsumen Indonesia, LinkAja melihat peluang untuk mempertajam strategi dan memperkuat langkahnya dalam membangun solusi finansial digital yang komprehensif bagi ekosistem perusahaan BUMN di Indonesia.

Hal ini akan direalisasikan dengan menjadikan LinkAja sebagai solusi finansial digital yang end-to end bagi supply chain di bawah naungan BUMN, melalui layanan pembayaran, pinjaman dan layanan digital lainnya. 

Langkah ini dipercaya akan menghadirkan dampak yang lebih signifikan dalam mempercepat inklusi keuangan Indonesia serta menyatukan beragam potensi yang ada di dalam ekosistem BUMN Indonesia yang sangat besar jumlahnya. 

Untuk menjalankan fokus dan arahan baru ini, para pemegang saham PT Fintek Karya Nusantara dalam RUPST juga telah memutuskan jajaran Direksi baru bagi LinkAja yang akan mulai resmi menjabat pada tanggal 21 Juni 2022.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.

terkait