Piala Dunia 2022 Gunakan Wasit Robot, Begini Kecanggihannya

Chelsea jadi tim liga primer pertama yang mencoba wasit robot ini.

By Iim Halimatus Sadiyah

Ilustrasi wasit robot.

AKURAT.CO Perkembangan teknologi semakin banyak diterapkan pada pertandingan olahraga, tidak terkecuali untuk permainan sepak bola. Dalam ajang Piala Dunia 2022 Qatar, dikabarkan akan menerapkan teknologi baru, yakni wasit robot. Robot ini akan menjadi salah satu perangkat resmi pertandingan Piala Dunia 2022 Qatar. 

Teknologi ini juga disebut-disebut dapat mengambil keputusan terkait offside secara otomatis hanya dalam setengah detik. Sebelum robot wasit diaplikasikan di Piala Dunia 2022 Qatar, robot tersebut akan diujikan terlebih dahulu di turnamen Piala Dunia antarklub pada Februari 2022 ini.

Dalam hal ini, Chelsea akan menjadi tim Liga Primer Inggris pertama yang mencoba teknologi wasit robot di pagelaran Piala Dunia Antarklub di Abu Dhabi.

baca juga:

Melansir dari laman football.london, wasit robot ini merupakan sistem pelacak anggota tubuh.

Di mana sistem ini mengandalkan kamera khusus yang dipasang di atap stadion dan menciptakan animasi kerangka pemain melalui 29 titik data, sehingga dapat mempercepat pengambilan keputusan wasit dalam perkara offside.

Robot tersebut akan bertugas sebagai hakim garis dan mengamati anggota badan pemain yang terjebak offside.

Apabila ada pemain yang terindikasi offside, maka asisten wasit di Video Assistant Referee (VAR) akan diberi peringatan oleh robot itu.

Kemudian, VAR akan menerima keputusan offside atau tidak. Setelah itu, pesan tersebut akan diteruskan kepada wasit utama.

Direktur teknologi dan inovasi sepak bola FIFA, Johannes Holzmuller menjelaskan bahwa, wasit robot ini miliki sistem kerja yang terintegrasi. Ia juga optimis teknologi tersebut akan terus diterapkan di masa mendatang dan akan berdampak positif pada optimalisasi penyelenggaraan pertandingan dan meminimalisir kontroversi.

"Teknologi ini akan memungkinkan staf ruang belakang untuk menganalisis tindakan dari sudut pandang pemain tertentu di lapangan dan meneliti momen perubahan pertandingan dari sudut yang sempurna,” ujar Holzmuller dilansir dari laman Football London.

Penggunaan teknologi dalam bentuk robot wasit tersebut masih akan terus dikembangkan dan dikaji lagi oleh bidang teknologi dan inovasi sepakbola di bawah naungan FIFA. 

"Kami percaya bahwa akses ke sumber data baru-baru ini berdampak positif pada permainan, dengan mengoptimalkan proses pengambilan keputusan dan meningkatkan objektivitas,” ungkap Holzmuller.

terkait