Pemberangkatan Terakhir, 91.106 Jemaah Haji Bertolak ke Tanah Suci

Jemaah diminta untuk tetap jaga kesehatan

By Abror

Ilustrasi ibadah haji

AKURAT.CO Terhitung per Minggu (3/7/2022), operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443 H/2022 M memasuki hari ke-30 dan tercatat 91.106 Jemaah Haji Berangkat ke Tanah Suci.

"Sampai hari ini, total yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci sebanyak 91.106 orang," kata Plh Biro Humas, Data dan Informasi, Wawan Djunaedi saat memberikan keterangan pers di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (3/7/2022) dikutip AKURAT.CO dari laman resmi Kemenag.

"Jemaah Haji Khusus yang telah tiba di tanah suci sampai hari ini sebanyak 4.815 orang," sambungnya.

baca juga:

Wawan, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa Minggu (3/7/2022) adalah  hari terakhir fase keberangkatan jemaah haji Indonesia. Ada dua kelompok terbang (Kloter) yang berangkat dari dua embarkasi, yakni kloter 44 Embarkasi Jakarta - Bekasi/JKS dan kloter 43 Embarkasi Solo/SOC (Solo).

"Sebanyak 615 orang yang merupakan kloter terakhir keberangkatan jemaah haji reguler Indonesia. Masing-masing, JKS: 1 kloter dengan jumlah jemaah dan petugas 255 orang; dan SOC: 1 kloter dengan jumlah jemaah dan petugas 360 orang," kata Wawan.

Dengan demikian, kata Wawan melanjutkan, seluruh jemaah haji reguler telah selesai diberangkatkan. Untuk jemaah haji khusus, masih ada pemberangkatan dalam beberapa hari ke depan.

Terkait data jemaah sakit, Wawan mengatakan bahwa pada hari ini tercatat sebanyak 122 orang, terdiri atas 104 orang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan 18 orang dirawat di RSAS.

"Jemaah wafat hari ini bertambah 1 orang, atas nama Kiroatul Khoiroh Basari, perempuan, 60 tahun, nomor paspor C65 91 479, kloter SUB37, asal Embarkasi SUB (Surabaya). Sehingga sampai hari ini jemaah wafat sebanyak 20 orang," tandasnya.

Berkaitan dengan bertambahnya jumlah jemaah haji Indonesia yang tiba di Tanah Suci, Wawan juga mengingatkan kepada jemaah agar tetap menjaga kesehatan.

"Kami tetap menghimbau kepada Jemaah haji Indonesia untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, jangan menunggu haus untuk minum, tidak memaksakan untuk selalu salat di Masjidil Haram, tetap selalu memakai masker ketika berkumpul di ruangan terutama ketika Masjidil haram," kata Wawan.[]

terkait