NU-Muhammadiyah Kompak Lebaran 2 Mei

Penentuan awal Syawal ini juga berbarengan dengan Keputusan Pemerintah yang diwakili oleh Kementerian Agama

By Petrus C. Vianney

Balon Doraemon terbang di sekitar jamaah yang tengah melaksakan shalat Idul Adha di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Rabu (22/8/2018). Pada momen tersebut, khatib memberikan ceramah mengenai situasi dan kondisi saat ini. Selain itu, ia juga menyinggung kinerja para pejabat pemerintahan.

AKURAT.CO  Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menetapkan 1 Syawal 1443 H atau Hari Raya Lebaran yang jatuh pada hari Senin, 2 Mei 2022. 

Hasil ini berdasarkan perukyat NU di seluruh Indonesia yang menyatakan bahwa hilal sudah terlihat. 

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengatakan bahwa dalam rangka penentuan awal Syawal 1443 H, Tim Rukyatul Hilal PBNU yang berada di bawah koordinasi Lembaga Falakiyah PBNU telah melakukan rukyatul hilal di sejumlah lokasi yang telah ditentukan dan dilaporkan telah berhasil melihat hilal.

baca juga:

"Atas dasar itu dan sesuai dengan pendapat empat madzhab, dengan ini PBNU mengikhbarkan atau memberitahukan awal bulan Syawal 1443 jatuh pada hari Senin Pon 2 Mei 2022 M,” kata Gus Yahya membacakan Surat Keputusan PBNU Nomor 276/C.I.34/05/2022 dikutip dari laman resmi NU, Minggu (1/5/2022). 

Gus Yahya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H dengan penuh suka cita dan tetap mematuhi protokol kesehatan, serta mohon maaf lahir dan batin.

“Hari ini adalah akhir dari Ramadhan, besok pagi kita bisa menikmati Idul Fitri,” ucap Gus Yahya.

Di lain kesempatan, Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan Hari Raya Lebaran atau 1 Syawal 1443 Hijriyah yang jatuh bersamaan dengan Pemerintah dan NU pada Senin, 2 Mei 2022.

Hal itu merujuk pada Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1443 Hijriah, Lebaran Muhammadiyah 2022.

"Umur bulan Ramadan 1443 H 30 hari dan tanggal 1 Syawal 1443 H jatuh pada hari Senin Pon, 2 Mei 2022 M," bunyi maklumat yang ditandatangani Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris PP Muhammadiyah Agung Danarto, seperti dikutip dalam keterangannya, Minggu (1/5/2022). 

Penentuan awal Syawal ini juga berbarengan dengan Keputusan Pemerintah yang diwakili oleh Kementerian Agama dan dibacakan langsung oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. 

"Secara mufakat bahwa 1 Syawal 1443 Hijriyah jatuh pada hari Senin tanggal 2 Mei 2022 Masehi," kata Yaqut membacakan hasil ketetapan sidang Isbat di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), pada Minggu (1/5/2022).

terkait