Mulai 1 Oktober, Pendaki Gunung Semeru Wajib Booking Online



By Rahma Maulidia

Ranu Kumbolo, Gunung Semeru

AKURAT.CO, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) punya inovasi kreatif untuk meningkatkan kayanan kepada para pendaki. Mulai 1 Oktober mendatang, mereka akan menerapkan sistem booking tiket online.

Balai Besar ini akan mewajibkan semua calon pendaki Gunung Semeru untuk mengajukan Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi) secara online.

Mulai Oktober, semua pendaki Semeru booking secara online, ujar Kepala Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) John Kenedie kepada wartawan di Balai Kota TNBTS, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu, beberapa waktu lalu.

baca juga:

Menunjang hal tersebut, fasilitas yang akan dibangun salah satunya yaitu dipasangkan CCTV yang terkoneksi. Dengan begitu wisata Gunung tersebut akan dengan mudah dipantau dari kantor TNBTS.

Aturan baru ini disebutnya guna memudahkan pengawasan terhadap para pendaki Gunung Semeru dan juga mengontrol kuota.

Menurut John, jumlah pendaki Gunung Semeru setiap harinya hanya 500 orang. Kuota maksimal, yaitu 600 pendaki.

Angka 600 pendaki tersebut masih longgar untuk memenuhi pendakian gunung itu. Untuk itu, dia memastikan, kuota pendaki maksimal hanya bisa mencapai 600 orang per harinya.

Kalau ada yang mau masuk lagi harus tunggu 600 itu turun. Dan ini sebenarnya menguntungkan masyarakat, semakin banyak yang menunggu, makan minum serta penginapan juga makin laku, kata dia.

John memastikan, pada Agustus nanti, kuotanya tidak akan lebih dari 600 orang. Termasuk dalam mengantisipasi pendakian pada 17 Agustus nanti. Pendakian pada waktu tersebut biasanya akan membeludak.

Untuk meningkatkan fasilitas bagi para pendaki, akan dibangun juga bank toilet di lokasi wisata Bukit Teletubis. TNBTS juga akan membentuk Desa Wisata Edelweis yang diharapkan bisa menambah daya tarik wisatawan untuk datang ke kawasan tersebut. []

terkait