Muhadjir Pastikan Calon Jemaah Haji Tak Vaksin Lengkap Batal Berangkat

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan, calon jemaah haji Indonesia yang belum divaksin lengkap bakal dibatalkan dari daftar yang bakal diberangkatkan.

By Badri

Menko PMK Muhadjir Effendi

AKURAT.CO, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan, calon jemaah haji Indonesia yang belum divaksin lengkap bakal dibatalkan dari daftar yang akan diberangkatkan. Karenanya, dia memastikan akan mengebut pelaksanaan vaksinasi dosis lengkap bagi calon jemaah haji tahun ini. 

Muhadjir mengatakan, vaksinasi Covid-19 dosis lengkap merupakan salah satu syarat utama dari Arab Saudi untuk memberangkatkan Jamaah Haji. 

"Minimal calon jamaah sudah vaksin dosis lengkap (2 dosis). Syukur-syukur booster sudah semua. Untuk yang belum divaksinasi dosis lengkap, ya batal, tidak diberangkatkan. Sampai terdaftar sudah memiliki vaksinasi lengkap,” kata Muhadjir, dalam keterangannya, Jumat (20/5/2022).

baca juga:

Dia memastikan bahwa pemerintah sudah siap melayani para calon jemaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah tahun 2022. Pemerintah, kata dia, juga telah menyiapkan berbagai skema keberangkatan haji. Skema itu termasuk protokol kesehatan penyelenggaraan haji pada masa pandemi Covid-19 seperti vaksinasi. 

"Memang masih ada juga yang belum divaksin, ada kemungkinan karena registrasi itu sekitar 17 ribu jamaah dan itu yang akan kita tuntaskan bersama Menkes. Makanya kita kebut vaksinasi dalam beberapa hari untuk calon jamaah haji,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, melansir data dari Kemenkes. Saat ini tercatat calon jamaah haji yang akan diberangkatkan pada tahun ini dan sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dengan dosis lengkap sekitar 76 persen.

Selain vaksinasi, syarat dan ketentuan haji lainnya, kata Menko PMK akan disesuaikan dengan syarat Haji di Arab Saudi.

"Kita sangat tergantung dari Pemerintah Arab Saudi ya, mulai dari kuota, kemudian prosedur, termasuk protokolnya juga. Kalau protokol di dalam negeri juga teknisnya disesuaikan nanti dengan Arab Saudi. Kita sangat mengikuti maunya Pemerintah Arab Saudi, wong kita tamu kok,” ujar Menko PMK.

Sejauh ini tercatat ada tiga syarat perjalanan haji yang udah ditentukan oleh Pemerintah Arab Saudi harus terpenuhi, yaitu syarat vaksinasi Covid-19 minimal vaksin lengkap, PCR 72 jam sebelum keberangkatan dan syarat maksimal umur di bawah 65 tahun. []

terkait