Mengenal Buya Arrazy Hasyim, Sosok Mubaligh Indonesia

Cara penyampaian materinya yang mudah dipaham membuat banyak warganet betah mendengar tausiah-tausiahnya

By Abror

Buya Arrazy Hasyim

AKURAT.CO Nama Buya Arrazy Hasyim tidak asing lagi di telinga warganet, mubaligh Indonesia asal Sumatera Barat (Sumbar) ini sering menyampaikan ceramah baik di forum formal atau pun non formal.

Cara penyampaian materinya yang mudah dipaham membuat banyak warganet betah mendengar tausiah-tausiahnya. Bagaimana profil lengkap Buya Arrazy Hasyim? Yuk, simak penjelasannya.

Buya Arrazy Hasyim merupakan salah satu mubaligh yang akhir-akhir ini ramai dikenal publik. Ia adalah pria kelahiran Kota Tangah, Payakumbuh Sumatra Barat pada tahun 1986, dari pasangan Nur Akmal bin M. Nur dan Asni binti Sahar.

baca juga:

Buya Arrazy menamatkan Sekolah Dasar tahun 1998 dan MTsN tahun 2001 di Payakumbuh, Sumatra Barat. Ia sempat masuk ke MAN 2 / MAKN Payakumbuh, tetapi pada tahun 2002 ia pindah ke MAN 1 Model Bukittinggi dan tamat pada tahun 2004.

Selanjutnya, ia meneruskan studi S-1 di dua tempat, Ilmu Hadis di Darus-Sunnah International Institute for Hadith Science lulus tahun 2008 dan Jurusan Akidah dan Filsafat Islam di UIN Syarif Hidayatullah lulus tahun 2009.

Setelah lulus S-1 pada 2009, ia melanjutkan pendidikan jenjang S-2 Pengkajian Islam di UIN Syarif Hidayatullah dan lulus pada 2011. Kemudian pada 2012 ia meneruskan S-3 jurusan dan universitas yang sama dan lulus tahun 2017.

Riwayat pengabdian

Setelah menamatkan pendidikan, terutama setelah menyandang gelar doktor, Buya Arrazy mulai aktif mengabdikan dirinya di dunia pendidikan. Berikut adalah riwayatnya:

  1. Dosen Pascasarjana Institut Ilmu al-Qur'an (IIQ) Jakarta
  2. Dosen ilmu Kalam dan Filsafat Islam di Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2012-2019)
  3. Dosen Darus-Sunnah International Institute for Hadith Science
  4. Pelatih Da'i di Pusat Da'i Cordova Institute Dompet Dhuafa (2014-2015)
  5. Pengasuh Ribath Nouraniyah
  6. Pengajar/pengampu kitab Aqidah Ahlus Sunnah dan hadits Sunan An-Nasa’i dan Ibnu Majah di Yayasan Darussunnah.

Karya tulis

Buya Arrazy juga memiliki sejumlah karya dalam bentuk buku, yaitu:

  1. Kritik Para Ulama Terhadap Konsep Teologi Ibn 'Arabî (2009)
  2. Teologi Ulama Tasawuf di Nusantara Abad ke-17 sampai ke-19 (2011)
  3. Teologi Muslim Puritan: Genealogi dan Ajaran Salafi (2017)
  4. Akidah Salaf Imam Al-Ṭaḥāwī (2020).[]

terkait